WNI Ditangkap di Mekkah Diduga Terkait Haji Ilegal, Ini Kata Kemlu

4 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Tiga orang yang diduga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap aparat keamanan Arab Saudi di Kota Makkah pada Selasa (28/4/2026). Penangkapan ini diduga terkait praktik penipuan dan penggelapan dalam layanan haji ilegal.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan pihak Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah telah menerima informasi tersebut dan kini tengah melakukan verifikasi identitas para terduga pelaku.

"KJRI Jeddah telah menerima informasi mengenai penangkapan tiga orang yang diduga WNI oleh aparat keamanan Arab Saudi di Kota Mekkah pada 28 April," ujar Heni dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Berdasarkan informasi awal, ketiganya diduga terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan terkait layanan haji ilegal. Modus yang digunakan antara lain menyebarkan iklan layanan haji palsu melalui media sosial.

Aparat keamanan Arab Saudi juga disebut menemukan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai, perangkat komputer, serta kartu haji yang diduga palsu. Bahkan, dua dari tiga orang tersebut dilaporkan menggunakan atribut petugas haji Indonesia saat penangkapan.

"KJRI Jeddah saat ini berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mengawal proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Heni.

Di tengah kasus ini, pemerintah Indonesia melalui KJRI Jeddah kembali mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam pelaksanaan ibadah haji.

"Para WNI diimbau untuk mematuhi secara penuh ketentuan pemerintah Arab Saudi, termasuk prinsip 'Lahaj Bila Tasreh' atau tidak ada haji tanpa izin resmi," tegasnya.

Pemerintah Arab Saudi diketahui tengah memperketat penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran haji ilegal, termasuk upaya memasukkan jemaah tanpa izin resmi (tasrih) ke Kota Makkah.

Heni juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran layanan haji tidak resmi, terutama yang beredar di media sosial.

"Kami menhimbau para WNI agar tidak mudah percaya terhadap tawaran layanan haji tidak resmi serta memastikan seluruh proses ibadah haji dilakukan melalui jalur resmi sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

(luc/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |