Jakarta, CNBC Indonesia - Perang di Timur Tengah memasuki babak baru setelah Israel menyatakan operasi militer terhadap Iran kini masuk fase berikutnya. Di sisi lain, Teheran menegaskan siap menghadapi kemungkinan invasi darat, sementara ketegangan regional terus meningkat dan harga minyak dunia melonjak tajam.
Berikut perkembangan terbaru perang Amerika Serikat-Israel versus Iran, sebagaimana dihimpun CNBC Indonesia dari berbagai sumber, Jumat (6/3/2026).
1. Arab Saudi Cegat Serangan 3 Rudal Balistik
Arab Saudi mengatakan pada Jumat pagi bahwa mereka telah mencegat tiga rudal balistik yang diluncurkan ke sebuah pangkalan udara. Ini terjadi ketika Iran kembali melancarkan serangan balasan terbaru di Teluk.
"Tiga rudal balistik yang diluncurkan ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan dicegat dan dihancurkan," tulis Kementerian Pertahanan Saudi di X.
2.Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 123 Orang
Serangan Israel tak hanya ke Iran tapi juga ke Lebanon. Ini setelah Hizbullah, proksi Iran di sana mengatakan akan ikut membalas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan AS dan Israel 28 Februari.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah meningkat menjadi 123 sejak negara itu terlibat dalam perang regional awal pekan ini. Kementerian menambahkan bahwa 638 orang juga terluka sejak Senin.
3.Mesir dalam Keadaan "Hampir Darurat"
Sementara itu, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengatakan negaranya berada dalam "keadaan darurat" dan memperingatkan akan terjadinya inflasi. Pada sebuah acara akademi militer, Sisi menambahkan bahwa pedagang yang mencungkil harga dapat diadili di pengadilan militer, menurut pernyataan dari juru bicaranya.
4.Houthi Gabung Perang Iran Lawan AS-Israel
Pemimpin Houthi Yaman yang didukung Iran mengatakan dalam pidatonya di televisi pada hari Kamis bahwa kelompoknya siap ikut dalam perang bersama Teheran. Houthi siap menyerang kapan saja kepentingan AS dan Israel di Teluk.
"Mengenai eskalasi dan tindakan militer, kami siap untuk merespons kapan saja jika perkembangan memungkinkan," kata Abdul Malik al-Houthi.
5.NATO Siaga Rudal Balistik
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dilaporkan meningkatkan kesiapsiagaan sistem pertahanan rudal balistik di seluruh wilayah aliansi. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya serangan Iran di Timur Tengah, termasuk peluncuran rudal yang sempat mengarah ke wilayah Turki sebelum akhirnya berhasil dicegat.
Ini dikatakan juru bicara NATO, Kolonel Martin O'Donnell. Ia mengatakan seluruh anggota aliansi sepakat untuk menaikkan tingkat kesiapan pertahanan menyusul meningkatnya ancaman.
"Kemarin NATO meningkatkan postur pertahanan rudal balistik di seluruh aliansi," kata O'Donnell dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial.
Menurutnya, keputusan itu diambil setelah 32 negara anggota NATO menggelar pertemuan tingkat duta besar di Brussels. Dalam pertemuan tersebut, para sekutu sepakat mempertahankan kesiapan sistem pertahanan pada level tinggi hingga ancaman dari serangan Iran mereda.
"Postur tersebut akan tetap pada tingkat yang ditingkatkan sampai ancaman dari serangan tanpa pandang bulu Iran di seluruh wilayah mereda," ujarnya.
O'Donnell mengonfirmasi bahwa peningkatan kesiapsiagaan itu dilakukan pada hari yang sama ketika sistem pertahanan NATO berhasil mencegat rudal balistik yang menuju wilayah Turki. Meski demikian, NATO tidak mengungkapkan secara rinci perubahan pada sistem pertahanan tersebut dengan alasan keamanan operasional.
6.Israel Masuk Fase Baru Operasi Militer, Janjikan Kejutan
Kepala militer Israel, Eyal Zamir, mengatakan kampanye militer yang dilakukan bersama Amerika Serikat kini memasuki tahap baru yang bertujuan menghancurkan kemampuan militer Iran lebih jauh. Dalam pernyataan televisi, Zamir menegaskan Israel akan melanjutkan serangan terhadap infrastruktur militer Teheran.
"Kami sekarang bergerak ke fase berikutnya dari operasi ini. Pada fase ini kami akan semakin melumpuhkan rezim dan kemampuan militernya. Kami memiliki kejutan tambahan yang tidak akan saya ungkapkan," kata Zamir, seperti dikutip AFP.
Ia juga mengklaim bahwa serangan sejauh ini telah melumpuhkan sebagian besar kemampuan pertahanan Iran. Ia mengklaim menghancurkan lebih dari 60% peluncur rudal balistik Iran, di mana sekitar 80% sistem pertahanan udara Iran juga telah dihancurkan sehingga Israel kini hampir sepenuhnya menguasai langit Iran.
7.Serangan Iran Picu Kebakaran Kilang Bahrain
Serangan rudal Iran memicu kebakaran di kilang minyak utama milik negara Bahrain. Beberapa staf kedutaan negara Barat di Riyadh, Arab Saudi, juga sementara ini disuruh berlindung di rumah, menyusul serangan terhadap kompleks kedutaan AS awal pekan.
8. Iran: Invasi Darat Akan Jadi "Bencana"
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya siap menghadapi kemungkinan invasi darat oleh AS atau Israel. Dalam wawancara dengan NBC News, Araghchi memperingatkan bahwa langkah tersebut akan berakibat fatal bagi lawan Iran.
"Kami menunggu mereka. Kami yakin bisa menghadapi mereka dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka," kata Araghchi.
Ia juga menegaskan Iran tidak meminta gencatan senjata maupun membuka kembali negosiasi dengan Washington. Namun berbeda dengan pernyataan militer sebelumnya, ia menyatakan belum berniat menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi perdagangan minyak dunia, meskipun opsi tersebut bisa dipertimbangkan jika perang terus berlanjut.
"Kami tidak meminta gencatan senjata. Kami tidak melihat alasan untuk bernegosiasi dengan AS," ujarnya.
9. Erdogan: Ketegangan Timur Tengah Sudah "Mengerikan"
Presiden TurkiRecepTayyipErdogan memperingatkan konflik yang semakin luas di kawasan Timur Tengah. Ia menambahkan bahwa serangan rudal dan drone kamikaze yang diluncurkan Iran ke berbagai negara meningkatkan risiko konflik meluas ke kawasan yang lebih besar.
"Dengan serangan udara terhadap tetangga kami Iran, ketegangan regional telah mencapai tingkat yang mengerikan," kata Erdogan dalam pidato televisi.
10. Trump Ingin Ikut Tentukan Pemimpin Iran
Presiden Donald Trump memicu kontroversi. Ia menyatakan ingin terlibat dalam penentuan pemimpin tertinggi Iran berikutnya setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam wawancara dengan Axios, Trump bahkan meremehkan kemungkinan pengganti dari keluarga Khamenei. Sebelumnya Mojtaba Khamenei disebut sebagai kandidat kuat.
"Putra Khamenei itu kelas ringan. Saya harus terlibat dalam penunjukan ini," kata Trump.
"Saya harus terlibat dalam penunjukan itu, seperti halnya Delcy," tambahnya membandingkannya dengan Venezuela, di mana presiden sementara Delcy Rodriguez bekerja sama dengannya di bawah ancaman kekerasan setelah AS menggulingkan mantan presiden, Nicolas Maduro.
11. Trump Dukung Kurdi Serang Iran
Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan menyetujui segala serangan yang dilakukan pejuang Kurdi Iran ke Iran untuk mendukung perang AS-Israel melawan republik Islam tersebut. Ia mengatakan luar biasa bisa melakukan itu.
"Saya pikir sangat luar biasa jika mereka ingin melakukan hal itu, saya akan mendukungnya," kata Trump.
12.Sri Lanka Ambil Kapal Iran
Sri Lanka telah menurunkan awak kapal angkatan laut Iran dan mengambil alih kendali kapal tersebut. Ini sehari setelah serangan kapal selam AS yang mematikan terhadap kapal lain.
13. Iran Peringatkan Pengguna VPN
Pihak berwenang Iran mengeluarkan peringatan kepada orang-orang yang terhubung ke internet sebagai bentuk perlawanan terhadap pemadaman komunikasi yang telah membuat sebagian besar negara itu terputus dari dunia luar. Konektivitas internet Iran berjalan sekitar satu persen dari tingkat normal, menurut kelompok pemantau Netblocks. Mereka yang berhasil terhubung menggunakan VPN (virtual private network) menerima peringatan melalui ponsel mereka.
14. Harga Minyak Dunia Tembus US$78
Konflik yang semakin luas memicu lonjakan harga minyak global karena kekhawatiran gangguan pasokan energi. Kontrak minyak Amerika West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 5% menjadi US$78,88 (sekitar Rp1,24) per barel sementara itu, minyak acuan global Brent naik 3,6% menjadi US$84,34 (sekitar Rp1,32 juta) per barel.
(tfa/tfa)
Addsource on Google

4 hours ago
1
















































