Jakarta, CNBC Indonesia- Ketegangan di kawasan Timur Tengah imbas perang Iran dengan Amerika Serikat dan koalisinya, Israel serta penutupan jalur perdagangan di Selat Hormuz menjadi sentimen utama yang mengerek harga minyak mentah dunia menembus level USD 100 per Barel.
Ketidakpastian perang yang masih sangat tinggi ini meningkatkan kekhwatiran terhadap berlanjutnya lonjakan harga minyak. Lalu apa dampaknya terhadap pasokan energi RI dan APBN?
Selengkapnya simak ulasan Serliana Salasabila dengan Managing Editor CNBC Indonesia, Wilda Asmarini dan Lucky Leonard dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 10/03/2026)
Add
source on Google

6 hours ago
1

















































