Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam sejumlah organisasi media dengan tuduhan pengkhianatan terkait pemberitaan konflik antara Washington dan Iran.
Dalam unggahan panjang di platform Truth Social pada Minggu (15/3/2026), Trump menuduh media menyebarkan informasi palsu yang menurutnya merupakan propaganda yang dibuat Iran menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
"Faktanya, Iran sedang dihancurkan, dan satu-satunya pertempuran yang mereka 'menangkan' adalah pertempuran yang mereka ciptakan melalui AI, dan disebarkan oleh Media Korup," tulis Trump dalam unggahannya, sebagaimana dikutip RT.
Trump menilai sejumlah laporan media menampilkan rekaman dan gambar yang tidak benar terkait serangan terhadap aset militer AS. Ia menuduh Teheran menyebarkan visual yang dibuat dengan AI untuk menggambarkan seolah-olah Iran berhasil menyerang berbagai target militer AS.
Beberapa gambar yang dimaksud, menurut Trump, memperlihatkan kapal kamikaze yang disebut tidak pernah ada serta kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72) yang digambarkan terbakar. Trump menegaskan gambar tersebut merupakan propaganda yang dimanipulasi menggunakan AI untuk menampilkan Iran seolah meraih keberhasilan militer.
Ia juga menyatakan hanya satu pesawat AS yang mengalami kerusakan dan tidak dapat beroperasi sejak eskalasi konflik pada 28 Februari.
Trump kemudian melontarkan kritik keras kepada media yang mempublikasikan laporan tersebut. Ia menyebut media tersebut sebagai organisasi "sangat tidak patriotik" dan menuduh mereka dengan sengaja menyebarkan informasi palsu.
"Organisasi 'berita' yang korup dan sangat tidak patriotik harus didakwa dengan tuduhan PENGKHIANATAN karena penyebaran informasi yang dengan sengaja PALSU," tulisnya.
Konflik meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi terhadap Iran pada akhir Februari, yang kemudian memicu serangan balasan dari Teheran di berbagai wilayah.
Sejumlah laporan menyebut lebih dari sepuluh pesawat militer AS mengalami kerusakan atau hancur dalam rangkaian eskalasi tersebut. Kerusakan itu dilaporkan mencakup pesawat pengisian bahan bakar yang rusak di Arab Saudi, jet tempur yang disebut hilang akibat tembakan salah sasaran, beberapa drone yang jatuh, serta kecelakaan pesawat pengisian bahan bakar di Irak.
Selain itu, sejumlah pangkalan militer di kawasan juga dilaporkan mengalami kerusakan.
(tfa/luc)
Addsource on Google

5 hours ago
1

















































