Proyek Tambang Pani Sudah 94%, Siap Produksi Emas Q1 2026

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengumumkan perkembangan kinerja perusahaan pada kuartal IV-2025. Dalam laporannya, proyek Tambang Emas Pani di Gorontalo telah mencapai progres konstruksi 94% dan bersiap memulai produksi emas perdana pada kuartal pertama (Q1) tahun 2026.

Presiden Direktur EMAS Boyke Poerbaya Abidin menegaskan bahwa perusahaan tengah memasuki fase peralihan dari konstruksi menuju operasional penuh.

Sejatinya, kegiatan penambangan telah dimulai sejak Oktober 2025, yang dilanjutkan dengan proses penghancuran dan penumpukan bijih pada akhir tahun lalu, didukung oleh pasokan listrik energi terbarukan dari PLN.

"Kuartal ini menandai transisi penting bagi EMAS seiring Pani beralih dari tahap konstruksi menuju commissioning dan operasi. Peningkatan kapasitas pengolahan, pertumbuhan cadangan yang kuat, serta penyelesaian tonggak pengembangan utama mencerminkan kualitas dan skala proyek ini," ujar Boyke dalam Laporan Kinerja EMAS, Selasa (3/2/2026).

Perusahaan juga mengungkapkan adanya peningkatan target kapasitas awal operasi heap leach menjadi 8 juta ton per tahun (Mtpa), naik dari rencana awal yang hanya 7 Mtpa. Selain itu, perusahaan juga mempercepat pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) agar dapat berproduksi dengan kapasitas 12 Mtpa mulai tahun 2028, lebih cepat dari rencana semula di tahun 2029.

"Memasuki 2026, fokus kami adalah mencapai produksi emas perdana secara aman, merealisasikan produksi sesuai panduan, serta terus mengoptimalkan Pani untuk menghasilkan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," tambah Boyke.

Dari sisi pendanaan dan aset, anak usaha EMAS memperoleh fasilitas kredit bergulir (Revolving Credit Facility) sebesar US$ 350 juta dari sindikasi bank untuk memperkuat fleksibilitas finansial proyek. Nilai aset proyek juga dinilai solid dengan adanya peningkatan cadangan bijih emas Pani menjadi 190,3 juta ton yang mengandung sekitar 4,8 juta ounces emas.

Hingga saat ini, perusahaan telah menggelontorkan investasi belanja konstruksi sekitar US$ 238 juta. Perusahaan menargetkan volume produksi emas sebesar 100.000 hingga 115.000 ons pada tahun 2026, sembari tetap mempertahankan rekor keselamatan kerja yang saat ini mencapai 18,2 juta jam kerja tanpa kecelakaan (LTI).

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |