Ledakan terjadi di tambang batu bara La Ciscuda di provinsi Cundinamarca, Kolombia menewaskan sembilan pekerja dan melukai enam lainnya. Otoritas pertambangan nasional mengonfirmasi insiden ini pada Senin, hanya beberapa pekan setelah peringatan risiko dikeluarkan untuk lokasi tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/RCN TV)
Dilansir Reuters, Rabu (6/5/2026), tambang tersebut dioperasikan oleh Carbonera Los Pinos, yang hingga kini belum memberikan tanggapan resmi. Ledakan diduga dipicu oleh penumpukan gas berbahaya di dalam tambang, termasuk metana. (Tangkapan Layar Video Reuters/RCN TV)
Sebelumnya, dalam kunjungan lapangan pada 9 April, otoritas telah mengidentifikasi keberadaan gas berbahaya dan merekomendasikan penguatan langkah keselamatan. Namun, peringatan tersebut tampaknya belum sepenuhnya dijalankan oleh pihak pengelola. (Tangkapan Layar Video Reuters/RCN TV)
Enam pekerja yang selamat segera dilarikan ke rumah sakit regional untuk mendapatkan perawatan. Direktur rumah sakit El Salvador de Ubaté, Luis Alfredo Nino, menyatakan para korban kini tengah ditangani oleh tim medis. (Tangkapan Layar Video Reuters/RCN TV)
Kerabat para penambang menangis di luar Rumah Sakit Ese El Salvador Ubate setelah ledakan di tambang La Ciscuda. Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko sektor pertambangan di Kolombia, terutama pada operasi ilegal atau informal yang minim standar keselamatan. Kecelakaan fatal kerap terjadi di tambang batu bara dan emas, baik di area terbuka maupun bawah tanah. (REUTERS/Antonio Cascio)

2 hours ago
5

















































