Jakarta, CNBC Indonesia - Founder & Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) menjadi korban penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Beberapa waktu lalu, beredar sebuah video di media sosial yang seolah-olah memperlihatkan CT sedang mempromosikan sebuah platform investasi yang kini telah dipastikan sebagai informasi bohong atau hoaks.
Dalam video tersebut, sosok yang menyerupai CT tersebut tampak memberikan testimoni dan ajakan kepada masyarakat untuk menanamkan modal dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Video itu dipastikan menggunakan teknologi deepfake untuk merekayasa wajah serta meniru suara (voice cloning) CT sehingga video tersebut tampak sangat meyakinkan bagi masyarakat awam.
"Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi apa pun yang mencatut nama Chairul Tanjung maupun afiliasi perusahaan CT Corp," ujar pernyataan yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (17/9/2026).
Fenomena penyalahgunaan AI untuk penipuan finansial dengan mencatut nama tokoh publik, pejabat, dan pengusaha ternama memang tengah marak terjadi di Indonesia. Kemajuan teknologi deepfake memungkinkan para penipu memanipulasi aset visual dan audio dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi, membuat modus penipuan berkedok investasi ini semakin canggih.
Masyarakat diminta untuk selalu bersikap kritis dan melakukan pengecekan ulang (cross-check) terhadap informasi yang beredar di internet. Jika menemukan video, iklan, atau tautan mencurigakan yang menjanjikan imbal hasil tidak masuk akal, publik disarankan untuk segera melaporkannya ke pihak berwajib.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

44 minutes ago
2

















































