Jakarta, CNBC Indonesia - Anthropic tak bisa langsung diblokir total dari lembaga pemerintahan Trump, meski sudah bikin sang presiden marah besar. Pentagon tiba-tiba memperbolehkan penggunaan tool AI Anthropic hingga periode penghentian bertahap selama enam bulan.
Laporan Reuters yang mengutip memo internal menyebutkan alat AI Anthropic masih dapat digunakan jika dianggap penting untuk keamanan nasional. Dituliskan penggunaan masih diizinkan jika dalam keadaan langka.
Selain itu Anthropic masih bisa digunakan pada kegiatan yang penting mendukung operasi keamanan nasional dan jika tidak ada alternatif lainnya yang layak, dikutip Kamis (12/3/2026).
Meski begitu, penggunaan masih harus melewati izin pengecualian. Unit Pentagon yang ingin mendapatkannya harus menyerahkan rencana mitigasi risiko yang komprehensif.
Pihak Pentagon mengonfirmasi keberadaan memo internal itu, namun menolak berkomentar lebih lanjut. Sementara Anthropic tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Laporan ini menandakan sulitnya pemerintah Amerika Serikat (AS) lepas sepenuhnya dari Anthropic. Pengacara kontrak pemerintah di McCarter & English, Franklin Turner mengatakan memo ini menjadi pengakuan sulitnya sebagian vendor memastikan telah menghapus Anthropic dari seluruh rantai pasoknya.
"Saya kira akan ada ada banyak sekali permohonan keringanan," ucapnya.
Sebelumnya, hubungan Anthropic dan pemerintah AS sangat akrab. Anthropic merupakan pemasok tool AI untuk kebutuhan pertahanan militer AS yang mendapat kontrak jumbo US$200 miliar pada 2025 lalu.
Namun, hubungan Anthropic dan pemerintah AS memanas jelang serangan AS-Israel ke Iran. Anthropic menolak tool AI-nya digunakan untuk menciptakan senjata otonom dan memata-matai warga AS.
Pemerintahan Trump marah besar dan menyebut Anthropic sebagai perusahaan sayap kiri 'woke' yang membahayakan nyawa warga AS dan keamanan nasional. Trump kemudian melaran penggunaan Anthropic di lembaga pemerintahan dan memasukkannya ke daftar hitam risiko rantai pasok.
Kendati demikian, WSJ melaporkan militer AS masih menggunakan tool AI Anthropic dalam serangan melawan Iran. Claude AI buatan Anthropic terlibat dalam penelitian intelijen, identifikasi target, dan simulasi tempur.
Anthropic tak terima dimasukan daftar hitam rantai pasok dan membawa masalah ini ke meja hijau. Proses hukum masih terus berlanjut.
(fab/fab)
Addsource on Google

6 hours ago
1

















































