Jakarta, CNBC Indonesia - Memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum peningkatan kepedulian sosial, PT Bank Mega Syariah (BMS) kembali menggelar program tahunan "Mega Syariah Berbagi". Melalui inisiatif ini, Bank Mega Syariah menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sekitar jaringan kantornya di seluruh Indonesia.
Pada puncak acara yang digelar di Menara Mega Syariah, Jakarta, Senin (9/3/2026), Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima manfaat. Tahun ini, program Mega Syariah Berbagi mendistribusikan lebih dari 2.800 paket sembako bagi warga prasejahtera/dhuafa yang berada di sekitar kantor pusat dan kantor cabang Bank Mega Syariah di berbagai kota di Indonesia.
Selain paket sembako dari perusahaan, momen Ramadan kali ini menjadi lebih istimewa dengan adanya penyaluran santunan kepada lebih dari 200 anak yatim piatu yang berasal dari donasi para pegawai Bank Mega Syariah. Inisiatif ini menunjukkan semangat berbagi yang menjadi budaya kerja di lingkungan internal Bank Mega Syariah.
"Melalui Mega Syariah Berbagi, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Bank Mega Syariah harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sekitar. Di samping itu, kami sangat mengapresiasi semangat para pegawai yang secara sukarela mengumpulkan santunan untuk lebih dari 200 anak yatim. Semoga bantuan sembako dan santunan ini dapat memberikan kegembiraan bagi saudara-saudara kita dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H," ujar Yuwono dikutip dari siaran pers.
Program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya instrumen ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) dalam menjaga keseimbangan sosial. Bank Mega Syariah terus mempermudah akses nasabah untuk berbagi melalui fitur donasi di aplikasi mobile banking M-Syariah, yang bekerja sama dengan lembaga ZISWAF terpercaya guna memastikan penyaluran yang tepat sasaran dan transparan.
Selain dimensi sosial, penguatan layanan digital dan program berbagi ini turut berdampak positif pada kepercayaan nasabah. Hal ini tercermin dari kinerja penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mega Syariah yang mencapai lebih dari Rp12 triliun per Desember 2025, tumbuh lebih dari 11% (yoy). Dari total tersebut, dana murah (CASA) tercatat mencapai Rp4,00 triliun atau berkontribusi sebesar 33,8% dari total DPK.
"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mensinergikan produk perbankan dengan nilai-nilai kebajikan. Kami mengajak nasabah untuk tidak hanya menabung demi masa depan, tetapi juga berinvestasi akhirat melalui zakat dan sedekah yang mudah diakses secara digital," ujar Yuwono.
(miq/miq)
Addsource on Google

6 hours ago
1

















































