Harga Melesat Tinggi, BEI Pelototi Saham DGNS, EURO, VISI dan BELL

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas empat saham sekaligus mulai Jumat, (15/1/2026). Emiten tersebut dipantau karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.

Ketiga saham itu antara lain PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS), PT Estee Gold Feet Tbk. (EURO), PT Satu Visi Putra Tbk. (VISI) dan PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut.

"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.

Informasi terakhir mengenai DGNS yang merupakan emiten jasa laboratorium ini adalah informasi tanggal 8 Januari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham DGNS tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulisnya.

Mengutip data pasar, saham DGNS bergerak naik 6,25% ke harga Rp272 per saham pada perdagangan lalu. Di sisi lain, saham DGNS naik 34.65% selama satu bulan. Sementara dalam year to date naik 46.24%.

Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sama halnya dengan DGNS, BEI juga memberi perhatian khusus bagi saham EURO karena adanya volatilitas transaksi yang dianggap tak wajar. Adapun keterangan terakhir soal EURO tertuang pada keterbukaan informasi tanggal 9 Januari 2026 perihal laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Selama perdagangan kemarin, saham produsen kosmetik ini naik 9,24% di level Rp650 Adapun saham EURO terpantau naik 150% dalam periode bulanan, dan telah naik 127.27% selama year to date (YTD).

Di sisi lain, perusahaan VISI juga dipelototi BEI akibat transaksinya yang tidak wajar. Padahal, sebelumnya, perseroan telah mempublikasikan laporan penggunaan dana hasil penawaran umum pada 14 Januari 2026.

Sepanjang perdagangan kemarin, VISI bergerak naik 24,81% di level Rp322 per saham. Adapun sebulan ke belakang sahamnya telah naik 61.81% dan secara year to date naik 72.19%.

Tak sampai di situ, bursa juga menyoroti perdagangan saham BELL. Emiten ini terakhir melaporkan keterbukaan informasi pada tanggal 8 Januari 2026 perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Adapun BELL sahamnya telah naik 34,15% kemarin. Sementara selama sebulan dan year to date, sahamnya telah naik masing-masing sebesar 54.93% dan 59.42%.

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |