Target Penerbitan SBN Ritel 2026 hingga Rp170 T, Kini Tersisa Rp76 T

12 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan masih menargetkan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel di kisaran Rp160 triliun sampai dengan Rp170 triliun sampai akhir 2026.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto mengatakan, hingga Agustus 2026 realisasi penerbitan SBN ritel sudah mencapai Rp94 triliun. Artinya, masih tersisa sekitar Rp66 triliun sampai dengan Rp76 triliun.

Target pada 2026 ini pun meningkat dibanding realisasi penerbitan SBN ritel pada 2025 yang sebesar Rp152 triliun. Dari tahun ke tahun, SBN ritel yang diterbitkan pemerintah memang terus meningkat, dari 2020 Rp77 triliun, 2021 Rp98 triliun, 2022 Rp107 triliun, 2023 Rp148 triliun, dan 2024 Rp149 triliun.

"Pada 2025 mencapai Rp 152 triliun dan pada tahun ini kami targetkan antara Rp160-170 triliun," kata Suminto saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Selasa (8/9/2026).

Suminto mengatakan, seiring dengan terus meningkatnya ukuran penerbitan SBN ritel, jumlah investornya juga terus terkerek naik. Pada tahun ini saja kata dia sudah menembus level 1,08 juta orang, dari catatan pada 2025 masih sebanyak 1,01 juta orang.

Jumlah investor yang telah meningkat itu pun sudah melampaui ukuran 5 tahun terakhir. Pada 2020 jumlahnya masih sebanyak 543,2 ribu orang, 2021 jumlahnya 604,4 ribu orang, 2022 mencapai 699,2 ribu orang, 2023 sejumlah 814,3 ribu orang, dan pada 2024 sebanyak 916,5 ribu orang.

"Investor ritel dalam rangka pendalaman pasar saat ini sudah mencapai 1,081 juta dan itu terus meningkat dari waktu ke waktu," ujar Suminto.

Sebagaimana diketahui, pada tahun ini pemerintah juga telah menjadwalkan periode penawaran SBN ritel, berikut ini rinciannya:

ORI029: 26 Januari - 19 Februari 2026
SR024: 6 Maret - 15 April 2026
ST016: 8 Mei - 3 Juni 2026
ORI030: 6-30 Juli 2026
SR025: 21 Agustus - 16 September 2026
SWR007: 4 September - 21 Oktober 2026
SBR015: 28 September - 22 Oktober 2026
ST017: 6 November - 2 Desember 2026
*tanggal bersifat tentatif

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |