Adidas Minta Maaf usai Tampilkan Eks Militer Israel di Iklan Sepatu

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan pakaian olahraga asal Jerman, Adidas meminta maaf pada Senin (7/9) karena menampilkan mantan tentara Israel dalam iklan sepatu yang memicu seruan boikot.

Iklan tersebut menampilkan Shalev Biton dalam kampanye Single-Shoe Service, sebuah program yang memungkinkan penyandang amputasi kaki membeli hanya satu sepatu dengan harga 50% dari harga sepasang. Biton sendiri kaki kirinya diamputasi setelah dia terluka saat bertugas sebagai tentara Israel pada 2021.

"Kami menyadari bahwa gambar yang digunakan dalam kampanye baru-baru ini oleh tim lokal telah menimbulkan kekhawatiran dan reaksi keras," kata Adidas dalam sebuah pernyataan, menurut laporan Times of Israel.

"Kami tidak pernah bermaksud untuk menimbulkan pelanggaran dan kami meminta maaf kepada siapa pun yang terkena dampaknya," tambah perusahaan tersebut.

Biton adalah salah satu dari 11 atlet penyandang disabilitas yang ditampilkan dalam poster yang dipajang di toko Adidas di Israel.

Pemilihan Biton sebagai wajah kampanye tersebut memicu kritik dari aktivis hak asasi manusia dan kelompok pro-Palestina. Mereka mempertanyakan keputusan Adidas menggunakan mantan tentara Israel dalam kampanye yang mengangkat isu amputasi dan inklusivitas.

"Apakah kalian melakukan hal yang sama untuk warga Palestina yang kehilangan anggota tubuh?" tulis salah seorang pengguna media sosial.

Pengguna lainnya mempertanyakan nasib warga Gaza yang mengalami amputasi akibat perang.

Laporan yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia pada Mei mengatakan bahwa ada lebih dari 5.000 kasus amputasi di Gaza.

Aktor Spanyol Javier Bardem termasuk di antara mereka yang mendesak masyarakat untuk memboikot Adidas.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |