Sebelum Erupsi, Benarkah Binatang Sudah Tunjukkan Tanda-Tanda?

14 hours ago 9

Jakarta, CNBC Indonesia - Gunung Anak Krakatau terus memuntahkan abu vulkanik sejak pertama kali erupsi pada Jumat (4/9). Sejumlah video yang beredar di media sosial mengklaim bahwa sebelum erupsi, banyak ikan hiu yang muncul di tepi pantai Lampung. Sejumlah warganet mengaitkan hal tersebut sebagai firasat binatang sebelum muncul bencana. Benarkah demikian?

Perilaku aneh hewan sebelum terjadinya bencana alam bukanlah cerita baru. Beragam laporan telah muncul dalam berbagai budaya dan zaman, dari Yunani kuno hingga masyarakat modern. Salah satu catatan tertua berasal dari tahun 373 SM, ketika sejarawan Yunani Thucydides melaporkan bahwa tikus, ular, dan anjing secara misterius meninggalkan kota Helice beberapa hari sebelum gempa bumi dahsyat menghancurkan wilayah tersebut.

Fenomena ini menyiratkan bahwa hewan, entah bagaimana, mampu mendeteksi tanda-tanda bencana yang tidak disadari oleh manusia.

Meskipun selama berabad-abad cerita seperti ini dianggap mitos atau kebetulan, kemajuan teknologi dalam bidang perilaku hewan dan geofisika kini memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk memahaminya.

Pertanda Gempa Besar dan Tsunami di Era Modern

Salah satu peristiwa paling mencolok terjadi pada tsunami Samudra Hindia tahun 2004 atau Gempa Aceh, yang menewaskan lebih dari 225.000 orang.

Sistem peringatan dini buatan manusia, seperti sensor pasang surut dan gempa bumi, gagal memberikan peringatan yang jelas. Banyak sensor tidak berfungsi karena masalah pemeliharaan, sementara banyak daerah pesisir tidak memiliki sistem peringatan sirine tsunami.

Komunikasi yang tidak terkoordinasi juga gagal memberikan peringatan, dengan banyak pesan teks tidak sampai ke ponsel di daerah yang terancam atau tidak dibaca.

Namun, cerita misterius datang dari hewan.

Beberapa hewan tampaknya merasakan bahaya yang akan datang dan berusaha melarikan diri. Menurut kesaksian mata, gajah berlari ke dataran tinggi, flamingo meninggalkan area sarang yang rendah, dan anjing menolak untuk keluar rumah.

Di desa pesisir Bang Koey di Thailand, warga melaporkan sekawanan kerbau di tepi pantai tiba-tiba mengangkat telinga, menatap ke laut, lalu berlari ke puncak bukit terdekat beberapa menit sebelum tsunami menghantam.

Laporan ini tidak berdiri sendiri. Studi yang dilakukan di Italia pada 2016-2017 mengamati perilaku sapi, kambing, dan anjing di wilayah rawan gempa. Peneliti menemukan bahwa hewan-hewan tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas tidak biasa hingga 20 jam sebelum gempa berkekuatan besar terjadi. Studi ini memperkuat kemungkinan bahwa hewan memang bisa merasakan bencana lebih awal daripada sistem peringatan buatan.

Ini yang Hewan Rasakan Sebelum Terjadi Bencana Besar

Meskipun belum ada konsensus tunggal, beberapa teori ilmiah telah diajukan untuk menjelaskan bagaimana hewan bisa "merasakan" bencana alam. Di antaranya:

1. Gelombang Seismik Awal (P-wave)

Gelombang ini bergerak lebih cepat dari gelombang utama gempa dan mungkin dapat dideteksi oleh hewan dengan indra sensitif.

2. Gangguan Elektromagnetik dan Infrasound

Beberapa bencana seperti gempa bumi dan tornado memicu gangguan medan elektromagnetik dan gelombang suara berfrekuensi rendah (infrasound) yang dapat dideteksi oleh hewan.

3. Ionisasi Udara & Perubahan Kimia

Tegangan tinggi di kerak bumi sebelum gempa dapat menciptakan muatan listrik yang mengionisasi udara, memicu zat seperti ozon, karbon monoksida, atau hidrogen peroksida - semua ini bisa dideteksi oleh indra penciuman hewan.

4. Sensitivitas Medan Listrik & Magnetik

Banyak hewan memiliki sel reseptor khusus atau kandungan zat besi dalam tubuh mereka yang membuat mereka peka terhadap perubahan medan geomagnetik.

Kisah serupa terjadi pada tsunami 2010 saat gempa bawah laut di dekat Sumatera menghantam dan menewaskan hampir 500 orang di Kepulauan Mentawai.

Di sini pula, beberapa hewan, seperti gajah, dilaporkan merespons seolah-olah memiliki pengetahuan awal tentang peristiwa tersebut. Hanya beberapa hari yang lalu, seekor penyu yang baru dilepaskan kembali tiba-tiba berbalik arah dua hari sebelum letusan gunung berapi di Tonga pada Januari.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |