Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menargetkan kenaikan produksi minyak di Blok Rokan pada tahun ini. Hal tersebut menyusul implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Blok Rokan yang telah mulai memasuki fase produksi komersial.
Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah mengatakan teknologi Chemical EOR di Blok Rokan telah melalui tahap pilot project sejak beberapa tahun lalu. Memasuki 2025, proyek ini resmi masuk tahap produksi.
"Hari ini kami sudah melakukan produksi secara komersial. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan produksi nasional," kata Whisnu dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, dikutip Jumat (20/2/2026).
Meski telah berproduksi secara komersial, peningkatan produksi belum terlihat. Pasalnya, metode Chemical EOR memerlukan waktu sejak proses injeksi dilakukan hingga terlihat dampaknya terhadap kenaikan produksi.
"Mudah-mudahan tahun 2026 ini sudah ada kenaikan produksi. Pada saat ini kita masih di tahap pertama," katanya.
Adapun, apabila tahap awal ini dinilai berhasil, PHE akan melanjutkan ke tahap kedua, ketiga dan keempat yang lebih masif.
"Chemical EOR ini sesuatu teknologi yang cukup tinggi, cukup butuh biaya yang lebih banyak dan kemudian juga kami membutuhkan beberapa sumber daya," katanya.
(pgr/pgr)
Addsource on Google

2 hours ago
3

















































