Prabowo Rapat 2,5 Jam Lebih Bareng Menteri Haji, Ini Isinya

1 hour ago 3

Bogor, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membeberkan isi rapat Presiden Prabowo Subianto terkait evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, di kediamannya di Hambalang, Rabu (17/6/2026). Rapat itu digelar selama kurang lebih 2,5 jam.

Rapat itu dihadiri Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Ketua DPR RI yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengawas Haji, Cucun Ahmad Syamsyurijal, hingga Anggota Komisi VIII Abidin Fikri, dan lainnya.

"Tadi Bapak Presiden menerima pimpinan DPR, Bapak Wakil Ketua DPR Bapak Cucun selaku Ketua Tim Pengawas Haji Tahun 2026, beserta dengan pimpinan Komisi VIII yang salah satu mitranya adalah Kementerian Haji," kata Prasetyo, usai rapat.

"Pertemuan berlangsung penuh dengan keakraban, penuh dengan diskusi untuk perbaikan pelaksanaan haji ke depan. Untuk selanjutnya kami persilahkan pak Cucun dulu ya," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengawas Haji, Cucun Ahmad Syamsyurijal melaporkan bahwa penyelenggaraan haji 2026 berjalan dengan baik.

Terlebih, lanjutnya, dalam penyelenggaraannya, ongkos haji bisa berkurang dalam kurun waktu 2 tahun sebesar Rp 6 juta untuk dua ratus ribu jamaah. Begitu juga dengan waktu antrean haji yang berkurang menjadi 26 tahun dari 35 - 40 tahun.

"Tadi kalau bisa, tolong lebih cepat lagi seperti apa skemanya kalau misalnya antrean ini tidak panjang," tuturnya.

Menurutnya, di pintu keberangkatan imigrasi juga sudah bisa mengantisipasi para jemaah ilegal yang mau memasuki Arab Saudi. Selain itu, fasilitas penginapan haji juga semakin baik bagi jamaah reguler.

"Jemaah haji khusus itu sudah biasa nginap di hotel bintang lima, tapi ini jemaah reguler sekarang hampir 17.000 jemaah diinapkan di zona 1, di sekeliling Masjid Nabawi di Madinah, bisa diinapkan di hotel-hotel bintang lima," kata Prasetyo.

Selain itu, terkait dengan makanan yang diberikan kepada jemaah haji reguler juga semakin variatif, sehingga tidak ada kejenuhan bagi jamaah.

Biaya Haji 2027

Terkait mengenai rencana penurunan biaya haji untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2027 mendatang, menurut Menteri Haji dan Umroh Irfan Yusuf saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan DPR.

"Nanti akan dibahas lagi, kita akan bahas dengan DPR walaupun kita tahu, tantangan tahun ini luar biasa, terutama nilai tukar, kemudian kenaikan avtur, kemudian situasi global yang masih belum jelas," kata Gus Irfan, menjawab pertanyaan wartawan.

Selain itu, menurutnya masih ada permasalahan terkait biaya haji, yaitu kenaikan harga layanan haji dari pemerintahan Arab Saudi. Untuk itu, hal ini masih akan dibicarakan di DPR.

Namun untuk penyelenggaraan haji tahun depan, pemerintah akan mengoptimalkan penggunaan kampung haji untuk menekan biaya haji. Khususnya, pada pos anggaran akomodasi.

Target Pangkas Antrean Haji

Adapun terkait antrean haji, Gus Irfan juga mengungkapkan rencana pemotongan antrean ibadah haji menjadi lebih pendek dari tahun ini. Saat ini antrean haji juga sudah mampu dipangkas menjadi 26 tahun dari sebelumnya 35-50 tahun.

"Bagi Presiden juga masih belum memuaskan, beliau berpikir coba carikan cara bagaimana bisa lebih cepat lagi, dan kita teman-teman DPR masih harus berpikir keras untuk bisa mewujudkan itu," tuturnya.

"Walaupun kita tentukan 26, tapi kalau kita lihat sekarang ini rata-rata yang berangkat saat ini (antrean) 13 -14 tahun. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita perpendek lagi," tambahnya.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |