Potret 'Sangar' Jet Tempur Siluman F-35B STOVL yang Dibeli Singapura

2 hours ago 3
Sebuah jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia berpartisipasi dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura pada 1 Februari 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia tampil dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura, Minggu (1/2/2026). Singapura dijadwalkan segera bergabung sebagai operator jet tempur generasi kelima, dengan F-35B pertama diproyeksikan mulai beroperasi akhir tahun ini. Langkah ini menjadikan Singapura negara Asia-Pasifik keempat yang mengoperasikan F-35. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Sebuah jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia berpartisipasi dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura pada 1 Februari 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Dalam pengarahan di Singapore Airshow 2026, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis Internasional Penerbangan Lockheed Martin, Steve Sheehy, memperkirakan jumlah F-35 di kawasan Asia-Pasifik akan melampaui 300 unit pada 2030. Angka itu mencakup armada militer Amerika Serikat yang berbasis di Jepang dan Alaska, seiring meningkatnya kehadiran pesawat tempur generasi kelima di wilayah Indo-Pasifik. (REUTERS/Ricardo Arduengo/File Foto)

Sebuah jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia berpartisipasi dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura pada 1 Februari 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Sejumlah negara telah lebih dulu mengoperasikan F-35 dalam jumlah besar. Australia memiliki 72 unit F-35A dengan pengiriman terakhir pada Desember 2024, menjadikannya operator terbesar di luar Amerika Serikat saat ini. Namun posisi tersebut diperkirakan akan beralih ke Jepang, yang menargetkan kepemilikan total 105 unit F-35A dan 42 unit F-35B, termasuk empat unit F-35B pertama yang diterima tahun lalu. Sementara itu, Korea Selatan telah menerima 40 unit F-35A dan masih memesan 20 unit tambahan. (REUTERS/Caroline Chia)

Sebuah jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia berpartisipasi dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura pada 1 Februari 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Singapura sendiri akan menerima empat unit F-35B sebelum akhir tahun berdasarkan pesanan tahun 2019. Pesawat tersebut akan beroperasi lebih dulu dari Pangkalan Garda Nasional Udara Ebbing, sebelum diperkenalkan di Pangkalan Udara Tengah Singapura sekitar 2029.  (AFP/MIGUEL J. RODRIGUEZ CARRILLO/File Foto)

Sebuah jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia berpartisipasi dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura pada 1 Februari 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) juga memesan delapan unit F-35B tambahan yang dijadwalkan tiba pada 2028, serta menambah delapan unit F-35A pada Februari 2024 yang akan dikirimkan pada 2030, sehingga total pesanan Singapura mencapai 20 unit F-35 dalam dua varian. (REUTERS/Ricardo Arduengo/File Foto)

Sebuah jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia berpartisipasi dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura pada 1 Februari 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Kepala Angkatan Udara Singapura Mayor Jenderal Kelvin Fan mengatakan, kombinasi F-35A dan F-35B akan memberikan fleksibilitas strategis bagi negaranya. Ia menilai F-35A menawarkan daya tahan serta kapasitas muatan lebih besar, sedangkan F-35B unggul berkat kemampuan lepas landas pendek dan pendaratan vertikal.  (Foto: REUTERS/Axel Schmidt -/File Photo)

Sebuah jet tempur F-35 Angkatan Udara Kerajaan Australia berpartisipasi dalam pertunjukan udara pratinjau media menjelang Singapore Airshow di Singapura pada 1 Februari 2026. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)

Dengan tambahan armada ini, ditopang 40 unit F-15SG dan sekitar 60 unit F-16C/D yang ditingkatkan menjadi F-16V, RSAF dinilai melampaui negara Asia Tenggara lainnya dalam kekuatan tempur udara, meski Lockheed Martin mengakui peluang menemukan pelanggan baru F-35 di kawasan semakin sulit setelah Taiwan dan Thailand ditolak, sementara India sempat menunjukkan minat usai diundang Presiden AS Donald Trump tahun lalu. (REUTERS/Ricardo Arduengo)

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |