Kasus Influenza di Singapura Melonjak, Warga Diimbau Tetap di Rumah

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus influenza di Singapura mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Tingkat positif influenza pada sampel penyakit yang menyerupai influenza (influenza-like illness/ILI) di masyarakat mencapai 36,6 persen pada pekan 16-22 Agustus 2026.

Melansir Channel New Asia, angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat sebesar 24 persen.

Badan Penyakit Menular Singapura (CDA) menyampaikan pada Selasa (1/9) bahwa belum terdapat indikasi infeksi influenza yang beredar saat ini menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan biasanya. Pemerintah Singapura juga terus memantau perkembangan aktivitas influenza di masyarakat.

CDA menjelaskan, virus influenza musiman memang beredar di Singapura sepanjang tahun. Namun, aktivitas influenza biasanya meningkat pada periode Mei hingga Agustus serta Desember hingga Maret.

Kedua periode tersebut umumnya bertepatan dengan musim dingin di Belahan Bumi Utara dan Belahan Bumi Selatan. Meski demikian, waktu terjadinya puncak aktivitas influenza dapat berbeda setiap tahun. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi pola tersebut adalah mobilitas dan perjalanan internasional.

Kelompok Berisiko Diminta Vaksinasi

CDA merekomendasikan masyarakat yang memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi akibat influenza untuk mendapatkan vaksinasi setidaknya satu kali setiap tahun.

Kelompok yang termasuk berisiko tinggi antara lain lansia berusia 65 tahun ke atas, anak-anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun, serta orang yang memiliki kondisi medis penyerta.

Vaksinasi influenza tersedia di sejumlah klinik dokter umum dan poliklinik yang berpartisipasi dalam program Community Health Assist Scheme (CHAS).

Sementara itu, orang dewasa berusia 18 tahun ke atas yang memenuhi persyaratan juga dapat memperoleh vaksinasi influenza di apotek ritel yang berpartisipasi dalam program Sandbox Vaksinasi Influenza Apoteker Komunitas Kementerian Kesehatan Singapura.

Bagi peserta program Healthier SG, CDA mengimbau agar vaksinasi dijadwalkan di klinik tempat mereka terdaftar.

Masyarakat Diminta Tetap di Rumah Saat Bergejala

Selain vaksinasi, CDA mengingatkan masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan guna mengurangi penyebaran influenza dan infeksi saluran pernapasan akut lainnya.

Masyarakat yang mengalami gejala ringan infeksi saluran pernapasan akut dianjurkan tetap berada di rumah hingga kondisi membaik.

Jika harus keluar rumah ketika masih mengalami gejala, masyarakat diminta membatasi interaksi sosial, mengenakan masker, serta menghindari tempat-tempat ramai. Mereka juga dianjurkan untuk tidak melakukan pertemuan dengan orang-orang yang rentan secara medis.

Peningkatan aktivitas influenza tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap menerapkan langkah pencegahan, terutama menjelang periode aktivitas influenza yang lebih tinggi. CDA menyatakan akan terus memantau situasi dan perkembangan virus influenza di Singapura.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |