Juda Beberkan Bukti Ekonomi RI Tumbuh, Lapangan Kerja Menjamur

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV (Q4) tahun 2025 yang melonjak signifikan 5,39% sebagai momentum sangat baik sekaligus prestasi yang patut disyukuri.

Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu yang mencatatkan raihan pertumbuhan ekonomi tertinggi dibandingkan negara-negara G20.

"Pertumbuhan 5,39% itu adalah pertumbuhan yang tertinggi sejak 2022 ketika terjadi rebound dari COVID. Saya kira itu sebuah achievement yang patut kita syukuri," ujar Juda dalam sesi panel forum CNBC Economic Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Rabu (11/2/2026).

Pada sesi tersebut, Wamenkeu Juda mencatat adanya korelasi positif antara pertumbuhan ekonomi dengan Indeks Keyakinan Konsumen, kesejahteraan, ketersediaan lapangan kerja, dan dampak kepada tingkat kemiskinan.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) per November, terdapat penambahan tenaga kerja sebanyak 1,4 juta orang hanya dalam satu kuartal (Agustus-November).

"Normalnya penambahan setahun itu 3 juta. Ini dalam satu kuartal saja sudah mencapai 1,37 juta. Ini artinya memang pertumbuhan ekonomi ini mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih baik di kuartal IV. Inilah momentum yang harus kita dorong di kuartal I ini juga," kata Juda.

Dalam acara ini, Juda memaparkan tiga langkah strategis Kemenkeu dalam meningkatkan penerimaan negara secara substansial. Menurutnya, hal pertama yang akan dilakukan adalah meningkatkan kepatuhan dengan cara optimalisasi sistem Coretax dan digitalisasi perpajakan.

Selain itu, Kemenkeu berupaya menekan kebocoran dengan memperketat pengawasan di sektor Pajak, Bea Cukai, hingga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Strategi pemberantasan under-invoicing juga dilakukan pemerintah dengan cara mengintensifkan pengawasan pada praktik pelaporan nilai transaksi yang lebih rendah dari seharusnya, baik pada kegiatan ekspor maupun impor.

Terkait sinergi fiskal-moneter, Juda pun menekankan pentingnya sinergi antara Kemenkeu dan Bank Indonesia (BI) dengan fokus utama menjaga kecukupan likuiditas perbankan dan menekan cost of capital melalui suku bunga yang efisien.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |