Indosat Serahkan Infrastruktur Fiber Optik, Dikelola Grup Milik Hashim

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Indosat Ooredoo Hutchison dan Arsari Group meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan yang mengelola jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer, mulai dari backbone, kabel bawah laut domestik, serta jaringan akses.

IFT dirancang untuk memperluas kemitraan wholesale dengan operator telekomunikasi, perusahaan, hyperscaler, dan penyedia layanan digital untuk mempercepat pemerataan konektivitas berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.

Peluncuran IFT juga menandai rampungnya transaksi strategis yang diawali dengan penandatanganan Perjanjian Investasi pada Desember 2025. Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta mengalihkan kepemilikan saham mereka di IFT kepada PT Nusantara Fiber Teknologi (NFT), platform investasi milik Arsari Group.

Untuk diketahui, aset fiber tersebut sebelumnya di bawah naungan Indosat, namun dilepas kepada Arsari Group, perusahaan milik Hashim Djojohadikusumo. Kendati telah dilepas, Indosat masih terlibat dalam PT Infra Fiber Teknologi ini.

Setelah rampungnya transaksi ini, Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta secara kolektif memiliki 49,9% saham di NFT.

Transaksi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset fibernya sekaligus mempertahankan kepemilikan strategis jangka panjang di platform tersebut.

Dari transaksi ini, Indosat Group memperoleh dana bruto sebesar sekitar Rp11,7 triliun yang akan dialokasikan untuk memperkuat investasi pada bisnis inti perusahaan, termasuk pengembangan konektivitas, percepatan implementasi jaringan 5G, serta pengembangan layanan digital di era kecerdasan artifisial (AI).

"Tujuan utama kami untuk memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia melalui teknologi tidak pernah berubah. Kehadiran IFT merupakan perwujudan dari komitmen tersebut," ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, dalam keterangan tertulis, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (7/7/2026).

Presiden Direktur PT Infra Fiber Teknologi, Hendry Syam, mengatakan, IFT tidak dibangun hanya untuk melayani wilayah yang telah memiliki konektivitas memadai.

"Mandat kami jauh lebih besar dari itu. Kami membangun infrastruktur yang menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum terlayani secara optimal, menghadirkan akses terhadap layanan yang tepercaya dan andal bagi masyarakat, sekaligus memberdayakan pelaku usaha yang menjadi penggerak perekonomian Indonesia di seluruh nusantara," ujarnya.

Dengan komposisi jaringan yang mencakup sekitar 45% di Pulau Jawa dan 55% di luar Jawa, IFT berada pada posisi strategis untuk mendukung konektivitas digital yang lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

Prioritas utama IFT adalah percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang masih minim layanan, memperluas kemitraan wholesale dengan operator telekomunikasi dan hyperscaler, serta membangun kapabilitas operasional yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi yang siap mendukung perkembangan AI di Indonesia.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |