Hormuz Membara Lagi! Kapal Tanker LNG Terbakar Hebat Dihantam Rudal

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah kapal tanker pengangkut gas alam cair (LNG) dilaporkan terbakar hebat di Selat Hormuz, lepas pantai Oman, setelah dihantam oleh sebuah proyektil rudal pada hari Selasa (7/7/2026). Insiden mematikan di awal pekan ini menjadi serangan terbaru yang menargetkan armada kapal komersial di jalur air paling kritis di dunia tersebut.

Mengutip laporan Al Jazeera, pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi bahwa kapal tanker tersebut diserang di dekat wilayah Limah, Oman, saat mencoba berlayar ke arah selatan menuju Teluk Oman. Proyektil dilaporkan menghantam sisi kiri lambung kapal, namun otoritas memastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan lingkungan yang fatal akibat insiden ini.

Dua pejabat Amerika Serikat (AS) yang berbicara secara anonim kepada media Axios mengungkapkan bahwa militer Iran setidaknya telah menembakkan dua rudal ke arah kapal-kapal komersial yang sedang transit di selat tersebut. Salah satu pejabat menambahkan bahwa ada kapal kedua yang juga ikut terhantam rudal, di mana kedua kapal tersebut mengalami kerusakan yang sangat signifikan akibat serangan mendadak itu.

Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa kapal tanker LNG tersebut diserang setelah mengabaikan serangkaian peringatan navigasi, meskipun pihak Teheran tidak secara langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan udara ini. Beberapa pihak menduga Teheran sengaja mengincar kapal-an yang menggunakan jalur alternatif di dekat pesisir Oman, karena Iran berulang kali menegaskan hanya rute resmi yang mereka setujui yang dijamin aman untuk dilalui.

"Area di dekat Oman kemungkinan besar dipenuhi oleh ranjau," ungkap Hossein Royvaran, seorang analis politik yang berbasis di Teheran, kepada Al Jazeera.

"Ada kemungkinan bahwa kapal-kapal ini menuju ke arah di mana tim Iran di area tersebut sedang membersihkan ranjau, dan pergerakan kapal-kapal tersebut mungkin telah mengancam keselamatan tim tersebut," lanjut Royvaran menjelaskan potensi penyebab insiden.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur logistik energi global yang sangat vital, di mana seperlima dari total pasokan minyak bumi dan gas alam cair dunia bergantung pada jalur ini sebelum pecahnya perang AS-Israel melawan Iran pada akhir Februari lalu. Eskalasi di selat ini diprediksi masih akan memanas karena pembicaraan damai antara Iran dan AS untuk mengakhiri perang secara permanen saat ini sedang ditunda.

Penundaan tersebut terpaksa dilakukan hingga proses pemakaman mantan Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas di awal perang pada 28 Februari lalu selesai dilaksanakan. Otoritas setempat baru saja menerbangkan jenazah Khamenei ke kota seminari Syiah di Qom pada Selasa ini untuk memberikan penghormatan terakhir dari para pelayat.

(luc/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |