IHSG Anjlok 2,83%: 3 Pekan Merah, Dekat Bottom Apa Masih Lanjut Turun?

2 hours ago 2

Susi Setiawati,  CNBC Indonesia

06 February 2026 13:02

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kebakaran lagi setelah pemeringkat utang global, Moody's menurunkan outlook Indonesia.

Pada kemarin Kamis (5/2/2026) dalam keterangan tertulis, Moody's menurunkan outlook rating Indonesia dari stable menjadi negatif. Namun, untuk rating utang atau kredit Indonesia hasil analisis terbaru, mereka masih pertahankan di level Baa2.

Alasan diubahnya outlook itu karena Moody'e menganggap prediktabilitas kebijakan di Indonesia menurun. Masalah itu mereka anggap berpotensi melemahkan efektivitas kebijakan serta kualitas tata kelola pemerintahan.

Sebelum Moody's, pasar saham Indonesia sebenarnya sudah kena pukulan lebih dulu, setelah MSCI memberikan peringatan terkait transparansi free float.

Setelah itu, beberapa lembaga global ikut menurunkan rating pasar saham Indonesia menjadi underweight, seperti Goldman Sach, UBS, dan Nomura.

IHSG Kebakaran Lagi, Kemana Langkah Selanjutnya?

Kami memantau pada perdagangan Jumat siang ini (6/1/2026), IHSG mengakhiri sesi pertama dengan koreksi 2,83% ke posisi 7.874,42.

Jika hari ini sampai penutupan nanti masih ditutup merah merona, ini akan menandai tiga pekan beruntun IHSG di zona negatif. Kalau di tarik dari posisi puncak pada 20 Januari lalu, pasar saham Indonesia ini sudah mengalami kontraksi nyaris 15%.

Secara teknikal, kami melihat posisi IHSG sedang tertahan garis MA200 daily, jika ini tertembus ada potensi lanjut turun menuju support di kisaran 7600.

Kami menilai ketika sudah banyak lembaga menurunkan rating Indonesia, biasanya ini sudah semakin dekat bottom IHSG, karena seharusnya ini menjadi momentum pemerintah untuk semakin serius berbenah dan sudah banyak saham-saham kembali ke valuasi murah.

Dengan begitu, potensi bounce back IHSG bisa terjadi setelah mencapai bottom dengan target menuju resistance terdekat dulu di 8500, jika tertembus peluang menutup gap down yang terjadi sejak iHSG trading halt pertama kali di level 8900.

Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(mae/mae)

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |