Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi Pasar Santa, Jakarta Selatan masih tampak ramai, setelah sempat dikabarkan sepi. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Kamis (7/5/2026), kondisi pasar masih ramai, terutama di lantai basement, di mana banyak toko-toko kopi berada. Keramaian toko-toko kopi sudah terjadi sejak pagi hari.
Di lantai basement juga tersedia toko-toko sembako, sayuran, dan lain-lainnya yang ramai di pagi hari. Bergeser ke lantai dasar, kondisi juga tampak ramai meski tidak seramai lantai basement. Pada lantai ini juga tersedia toko jahit, toko emas, toko tas, dan lain-lainnya.
Kemudian di lantai 1, aneka penjualan makanan dan minuman tersedia. Meski terlihat sepi di pagi hari. Namun menjelang siang hari, kondisinya langsung ramai, di mana lantai ini mulai ramai siang hari, saat jam makan siang.
Secara keseluruhan, Pasar Santa masih ramai. Bahkan di akhir pekan pun kondisinya cukup ramai dikunjungi. Beberapa pedagang pun mengakui kondisi masih ramai. Bahkan, kondisi saat ini lebih ramai dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.
Gita, pedagang kopi di Pasar Santa mengungkapkan pelanggan masih cukup ramai, di mana rata-rata pelanggannya merupakan pekerja kantoran di sekitar Pasar Santa.
"Enggak sepi kok, ramai-ramai saja, bahkan saat weekend lumayan ramai dikunjungi anak muda yang penasaran dengan kopi, cuma di sini memang langganannya ya pekerja sekitar sini," kata Gita saat ditemui CNBC Indonesia, Kamis (7/5/2026).
Foto: Kondisi Pasar Santa, Jakarta Selatan masih tampak ramai, setelah sempat dikabarkan sepi. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Ia pun juga mengungkapkan pelanggan makin ramai karena banyak yang ingin tahu tentang kopi, terutama anak-anak muda.
"Lebih ramai dari zaman Covid-19, karena mungkin sekarang yang muda-muda penasaran dengan jenis-jenis kopi," terangnya.
Sedangkan Putra, pedagang aksesoris mengungkapkan pengunjung juga masih ramai mengunjungi tokonya, di mana mereka biasanya berkunjung setelah makan.
"Masih ramai kok, biasanya anak-anak muda yang ke sini setelah makan-makan, karena penasaran," kata Putra.
Ia melanjutkan tokonya memang terlihat sepi saat pagi hari. Namun jelang siang hari hingga sore hari, tokonya cukup ramai. Apalagi saat akhir pekan, banyak anak-anak muda yang berkunjung.
"Paling ramai ya pas akhir pekan sih, karena kan biasanya anak-anak mudanya pada jalan-jalan tuh, jadi enggak nongkrong-nongkrong saja, tapi mampir ke sini juga," ujarnya.
Sementara itu Dede, pedagang kopi di lantai basement mengaku tokonya sangat ramai dari pagi hingga sore hari, di mana mayoritas dipadati oleh pecinta kopi.
"Wah kalau di sini sih ramai terus ya, terutama pencinta kopi, dari pagi sudah ramai, siang makin ramai, sore apalagi," kata Dede.
Dede menambahkan, pecinta kopi kerap mendatangi kopinya untuk melihat-lihat jenis-jenis kopi Nusantara.
"Biasanya kalau mau cari tahu jenis-jenis kopi dengan mudah, ya memang ke sini, enggak cuma anak muda saja sih, kadang yang sudah tua juga ke sini, intinya yang penasaran jenis-jenis kopi, biasanya ke sini," ucapnya.
(chd/wur)
Addsource on Google

2 hours ago
2
















































