Harga Minyak Jadi Bahan Bakar Pergerakan Bursa Asia Pagi Ini

13 hours ago 10

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa (8/9/2026), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran saling melancarkan serangan.

Melansir CNBC, Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,75% pada awal perdagangan, sementara Nikkei 225 Jepang turun 0,95% dan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,22%.

Pergerakan pasar dibayangi lonjakan harga minyak mentah yang mencapai level tertinggi dalam enam pekan pada Senin malam setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan pada akhir pekan. Harga minyak Brent tercatat naik 1,1% menjadi US$97,31 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) futures menguat 1,3% ke US$92,66 per barel.

Harga minyak mentah telah melonjak dalam sebulan terakhir seiring berlanjutnya perang AS-Iran. Kenaikan harga energi tersebut meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap inflasi yang lebih tinggi dan berpotensi memberikan tekanan terhadap imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun pada pekan lalu naik ke level tertinggi sejak November 2023. Sementara itu, imbal hasil Treasury tenor dua tahun mencapai level tertinggi sejak Januari 2025.

Presiden Yardeni Research Ed Yardeni mengatakan serangkaian pertemuan bank sentral dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi ujian bagi ketenangan pasar saham. Menurut dia, kenaikan imbal hasil obligasi secara global menimbulkan pertanyaan apakah kondisi tersebut mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan, inflasi yang lebih tinggi, atau kekhawatiran terhadap krisis utang fiskal yang semakin dekat.

Bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan menggelar pertemuan kebijakan moneter pada pekan depan. Berdasarkan CME Group FedWatch, pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 60% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin setelah pertemuan tersebut.

Ekspektasi tersebut masih dapat berubah pekan ini seiring pasar menantikan data inflasi tingkat grosir dan konsumen yang masing-masing akan dirilis pada Kamis dan Jumat. Prospek kebijakan The Fed juga dapat kembali terpengaruh apabila harga minyak kembali melonjak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Selain konflik AS-Iran, investor juga menghadapi potensi eskalasi ketegangan perdagangan antara AS dan Kanada. Kanada dijadwalkan memberlakukan tarif balasan terhadap produk AS senilai sekitar US$20 miliar mulai Selasa.

Presiden AS Donald Trump pada Senin juga memperingatkan produsen pesawat asal Kanada, Bombardier, tidak dapat menjual produknya di AS kecuali Kanada mulai memproduksi produk tersebut di AS. Trump menyampaikan pernyataan tersebut menjelang pemberlakuan tarif baru melalui unggahan di platform Truth Social.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |