Harga BBM Non Subsidi Naik, Bakal Ada Penyesuaian Lagi?

11 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi masih berpotensi berlanjut. Terutama seiring dengan adanya dinamika harga energi global yang belum stabil.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaiman menyampaikan bahwa pemerintah telah mengisyaratkan adanya penyesuaian lanjutan untuk BBM non subsidi.

"Kalau nggak salah Pak Menteri sudah mengumumkan ya kemarin ya, akan ada lagi seperti itu," ujar Laode ditemui di Kementerian ESDM, Senin malam (4/5/2026).

Laode menjelaskan, fluktuasi harga tersebut tidak terlepas dari kondisi geopolitik internasional yang masih bergejolak. Meski harga mengalami kenaikan, pihaknya menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga ketahanan energi nasional.

"Yang paling penting buat kita itu saat ini menjaga stok aja aman. Udah itu aja dulu, kita nggak usah pikirin dulu. Ini tapi stok aman aja udah, itu yang paling penting," kata Laode.

Sebagaimana diketahui, Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel di jaringan SPBU swasta dan SPBU Pertamina kembali mengalami kenaikan.

Sebagai contoh, harga BBM Diesel Primus milik VIVO yang dibanderol Rp30.890 per liter, kemudian BP Ultimate Diesel milik BP-AKR yang dibanderol Rp30.890 per liter.

Adapun Pertamina Dex juga mengalami kenaikan menjadi Rp 27.900 per liter atau naik dari sebelumnya Rp23.900 per liter.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |