Jakarta, CNBC Indonesia - Mamalia seukuran hamster mampu bertahan hidup dari bencana hantaman asteroid yang membuat dinosaurus punah 66 juta tahun lalu. Fosil mamalia yang diberi nama ilmiah Cimolodon desosai tersebut ditemukan di Baja California pada 2009.
Gregory Wilson Mantilla, ahli paleontologi dari University of Washington, mengatakan bahwa fosil Cimolodon desosai ditemukan di situs penggalian yang "sulit."
"Asisten lapangan kami melihat gigi kecil mencuat. Jika hanya itu yang ditemukan saja, saya sudah sangat gembira. Namun, ketika kami melihat ke balik retakan batu, kami melihat lebih banyak tulang belulang," katanya.
Di dalam celah batu, tim menemukan tengkorak, rahang, serta tulang lengan dan kaki. Penemuan fosil selengkap ini sangat jarang. Adapun gigi, adalah bagian penting dari fosil karena bisa menunjukkan makanan hewan tersebut.
Gigi juga merupakan bagian tubuh yang paling awet. Oleh karena itu, penamaan dan pengelompokan fosil seringkali mengandalkan gigi termasuk menetapkan spesies baru.
"Dari era yang sejauh itu, apa saja diberi nama berdasarkan karakter giginya. Jika Anda menemukan tengkorak tanpa gigi, sangat sulit memberikannya nama tertentu," kata Wilson Mantilla seperti dikutip Earth.
Fosil Cimolodon desosai yang lengkap dengan tengkorak dan tungkai memberikan ilmuwan lebih banyak informasi soal cara hidupnya. Dari tungkai, ilmuwan menyimpulkan bahwa hewan purba tersebut bisa memanjat pohon dan berjalan di permukaan tanah.
Kemampuan yang fleksibel memberikan Cimolodon desosai sumber makanan dan cara bertahan hidup yang lebih beragam, bahkan saat habitatnya berubah drastis.
Cimolodon desosai adalah bagian dari kelompok multituberculates, mamalia yang fosilnya ditemukan pada era sebelum dan sesudah era dinosaurus.
Sekitar 66 juta tahun lalu, hantaman asteroid membuat iklim Bumi berubah drastis. Dinosaurus yang mampu bertahan hidup hanyalah dinosaurus yang bisa terbang.
Cimolodon desosai bisa bertahan karena tubuhnya yang kecil sehingga tidak membutuhkan makanan sebanyak dinosaurus yang berukuran raksasa. Hewan tersebut juga bisa bersembunyi lebih mudah.
Peneliti memperkirakan makanan utama Cimolodon desosai adalah buah-buahan dan serangga.
(dem/dem)
Addsource on Google

1 hour ago
4
















































