Eks Presiden Lolos Hukuman Mati, Resmi Dipenjara Seumur Hidup

3 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengadilan Korea Selatan (Korsel) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan (eks) presiden Yoon Suk-yeol Kamis (19/2/2026). Ini setelah dirinya dinyatakan bersalah memimpin pemberontakan ketika tiba-tiba mendeklarasikan darurat militer 2024 lalu.

"Deklarasi darurat militer mengakibatkan kerugian sosial yang sangat besar, dan sulit untuk menemukan indikasi bahwa terdakwa telah menyatakan penyesalan atas hal itu," kata Hakim Ketua Ji Gwi-yeon, dikutip AFP.

"Kami menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Yoon," tambahnya.

Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan Yoon Suk Yeol (kiri) menghadiri sidang pemakzulannya atas penerapan darurat militer yang bersifat jangka pendek, di Mahkamah Konstitusi di Seoul, Korea Selatan, 13 Februari 2025. (JEON HEON-KYUN/POOL/Pool via REUTERS)Foto: Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan Yoon Suk Yeol (kiri) menghadiri sidang pemakzulannya atas penerapan darurat militer yang bersifat jangka pendek, di Mahkamah Konstitusi di Seoul, Korea Selatan, 13 Februari 2025. (via REUTERS/JEON HEON-KYUN/POOL)

Sebelumnya pengadilan Korsel mempertimbangkan hukuman mati ke Yoon. Jaksa penuntut telah meminta hukuman terberat atas tuduhan pemberontakan, mendesak Pengadilan Distrik Pusat Seoul untuk menjatuhkan hukuman mati kepada Yoon selama persidangan pada bulan Januari.

"Memimpin pemberontakan yang didorong oleh nafsu kekuasaan yang bertujuan untuk kediktatoran dan pemerintahan jangka panjang," tulis Jaksa.

Yoon tiba-tiba mendeklarasikan darurat militer dalam pidato yang disiarkan televisi pada Desember 2024. Ia mengatakan bahwa tindakan drastis diperlukan untuk memberantas "kekuatan anti-negara" di Majelis Nasional Korsel.

Tokoh konservatif garis keras berusia 65 tahun itu kemudian dimakzulkan, ditangkap, dan didakwa dengan serangkaian kejahatan. Mulai dari pemberontakan hingga penghalangan keadilan.

Sementara itu, ribuan pendukung Yoon berkumpul di luar Pengadilan Distrik Pusat Seoul menjelang putusan. Mereka membawa plakat bertuliskan "Yoon Hebat Lagi" atau "Batalkan tuduhan terhadap Presiden Yoon".

(sef/sef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |