Jakarta, CNBC Indonesia - Country Manager for FSI & PS, HPE Indonesia, Henry Lo mengakui bahwa perkembangan teknologi semakin cepat, khususnya terkait kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Ia mengatakan, HPE sendiri menjadi pioneer yang memberikan solusi infrastruktur penggunaan AI. Sehingga dalam mendorong kebutuhan industri, HPE menjadi salah satu perusahaan yang memiliki pengalaman kuat yang menawarkan berbagai solusi dalam pemanfaatan AI.
"Berbicara tentang AI, HPE punya solusi the first in the industry dengan bekerja sama NVIDIA dalam menyediakan solusi AI dan HPE menempati market ketiga di supercomputing," jelasnya dalam Tech & Telco Forum dengan tema "Building a Safer Digital Nation: From Connectivity to Cyber Resilience" di gedung Bank Mega Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Melihat tingginya kebutuhan AI, HPE pun lanjut Henry telah memiliki inovasi teknologi liquid cooling yakni pendingin berbasis cairan untuk mendukung penggunaan AI.
Seperti diketahui, penggunaan AI sangat haus daya atau butuh tenaga besar dalam penggunaan sistem komputasi.
"Inovasi direct liquid cooling paradigma itu sangat rentan kalo kena air, malah kebalikan kita nyelupin barang kita ke air ke cooling system sehingga bisa reduce 90% power and heat production," terangnya.
Selain itu lanjutnya, HPE juga pengalaman terkait cloud. Di mana HPE memberikan solusi berupa platform yang bisa integrasikan dengan work load tradisional dengan semua features yang dibutuhkan dengan multivendor.
"Dan tak kalah penting secure, itu adalah salah satu solusi calon pengguna kita," pungkas Henry.
(dpu/dpu)
Addsource on Google

1 hour ago
2
















































