Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (10/2) di zona hijau dengan penguatan 1,24% ke level 8.131,74.
Kenaikan indeks didorong saham-saham berkapitalisasi besar seperti Astra International (ASII) yang melesat 3,01%, Bank Mandiri (BMRI) naik 2,00%, serta Capital Financial Indonesia (CASA) yang melonjak 9,39% dan menjadi penggerak utama. Di sisi lain, Bayan Resources (BYAN) terkoreksi 1,22%, Bank Central Asia (BBCA) turun 0,33%, dan Merdeka Gold Resources (EMAS) melemah 2,67% sehingga menjadi penahan laju indeks.
Aktivitas investor asing masih mencatatkan tekanan jual dengan net sell Rp917,26 miliar di pasar reguler dan Rp707,77 miliar di seluruh pasar.
Secara sektoral, seluruh 11 sektor saham ditutup menguat, dengan sektor consumer cyclical mencatatkan kenaikan paling tinggi sebesar 2,95%.
Pelaku pasar turut mencermati dialog antara KSEI, OJK, BEI, dan MSCI terkait upaya peningkatan free float serta perluasan kategori investor. Sejalan dengan itu, indeks ETF EIDO dan MSCI Indonesia masing-masing menguat 0,85% dan 0,92%.
Dari sisi emiten, Merdeka Gold Resources (EMAS) melalui entitas anak Pani Bersama Tambang dan Puncak Emas Tani Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pengolahan dan pemurnian hasil tambang senilai Rp9,84 triliun pada 6 Februari.
Kerja sama ini ditujukan untuk mendukung operasional Tambang Emas Pani, berlaku selama dua tahun, dan akan diperpanjang secara otomatis. Nilai transaksi tersebut mencapai 155% dari total ekuitas perseroan per 30 September 2025 yang tercatat sebesar US$386,22 juta, sehingga diklasifikasikan sebagai transaksi material dan afiliasi.
Sementara itu, Jababeka (KIJA) membukukan pertumbuhan marketing sales sebesar 13% secara tahunan menjadi Rp3,60 triliun sepanjang 2025, dibandingkan Rp3,19 triliun pada 2024.
Kinerja tersebut terutama ditopang oleh Kawasan Industri Kendal dengan nilai penjualan Rp2,51 triliun atau tumbuh 17% YoY, mencakup lahan seluas 142 hektare. Penjualan di Kendal didominasi investor asing, khususnya dari China, Hong Kong, dan Taiwan, dengan porsi mencapai 89%.
Adapun Kawasan Industri Cikarang menyumbang penjualan Rp1,10 triliun atau naik 5% YoY dari area seluas 21,2 hektare, dengan komposisi investor asing 52% dan domestik 48%. Ke depan, KIJA membidik target marketing sales Rp3,75 triliun pada 2026, dengan fokus utama pada Kendal sebesar Rp2,50 triliun dan Cikarang Rp1,25 triliun.
Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas
-
BIPI - Buy 148-150 | TP 156-160 | SL 140
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
TINS - Buy 3310-3340 | TP 3440-3570 | SL 3130
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
SCMA - Buy 280-284 | TP 294-308 | SL 264
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
MEDC - Buy 1530-1550 | TP 1570-1585 | SL 1445
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
ADMR - Buy 1870-1880 | TP 1940-1970 | SL 1775
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.(ayh/ayh)

3 hours ago
1
















































