Jakarta, CNBC Indonesia — Di tengah derasnya aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp2,04 triliun pada perdagangan Senin (27/4/2026), investor asing ternyata tetap melakukan akumulasi pada sejumlah saham, khususnya di sektor komoditas.
Fenomena ini menegaskan adanya rotasi sektor, di mana asing keluar dari saham perbankan namun masuk ke saham berbasis sumber daya alam.
Berdasarkan data pasar, saham Merdeka Gold Resources (EMAS) menjadi yang paling banyak diborong asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp92 miliar.
Kemudian diikuti oleh Vale Indonesia (INCO) Rp 60 miliar dan Archi Indonesia (ARCI) Rp 50,9 miliar.
Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin:
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp 92 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp 60 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp 50,9 miliar
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) - Rp 38,8 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp 37,7 miliar
- PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) - Rp 34,8 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 29,9 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp 25,6 miliar
- PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) - Rp 20,3 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) - Rp 16,9 miliar
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pembalikan arah yang tajam pada perdagangan Senin (27/4/2026). Setelah sempat menguat di sesi pertama, IHSG tiba-tiba anjlok dan ditutup melemah 22,97 poin atau 0,32% ke level 7.106,52.
Pergerakan ini mencerminkan perubahan sentimen yang cepat di pasar, dari optimisme di pagi hari menjadi tekanan jual di sesi kedua.
Nilai transaksi mencapai Rp16,57 triliun dengan volume 33,17 miliar saham dalam 2,20 juta kali transaksi.
(mkh/mkh)
Addsource on Google

4 hours ago
2
















































