Video: Sederet Tantangan Bikin Tanaman Herbal Masuk ke Industri Obat

4 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia- Sebagai negara yang memiliki hasil kekayaan alam dan ragam rempah unggulan yang berlimpah, Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk mengembangkan Industri Ekstrak Bahan Alam dan Rempah Indonesia (IEBA).

Saat ini komoditas rempah lokal seperti jahe, kunyit, dan temulawak menjadi bahan baku bernilai tinggi untuk produksi obat herbal, farmasi, kosmetik, dan makanan.

Ketua Asosiasi Industri Ekstrak Bahan Alam dan Rempah Indonesia (Airindo), Patrick Kalona mengatakan Indonesia memiliki potensi dan posisi yang bagus dalam mengembangkan industri ekstrak bahan alam dan rempah dengan pangsa pasar sebesar 7-8% atau yang terbesar di ASEAN namun masih kalah di atas Eropa, India, China dan Amerika Utara.

Saat ini pengembangan industri ekstrak bahan alam dan rempah menghadapi sejumlah tantangan terkiat regulasi dan saintifikasi/penelitian yang membutuhkan waktu yang lama. Hal ini terkait riset dan hilirisasi bahan alam agar dapat memenuhi uji klinis hingga produk herbal/alami ini secara resmi bisa diterima dalam sistem kesehatan.

Seperti apa prospek dan tantangan RI mengembangkan industri ekstrak bahan dalam dan rempah? Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Ketua Asosiasi Industri Ekstrak Bahan Alam dan Rempah Indonesia (Airindo), Patrick Kalona di Profit, CNBC Indonesia,(Jum'at, 24/04/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |