Video: Sambut Insentif EV, Pengusaha Siap Genjot Penjualan

3 hours ago 11

Direktur Utama PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), Stephen Mulyadi menyebutkan perkembangan teknologi electric vehichle (EV) yang masif di China menjadi alasan UNTD bekerjasama dnegan Tiongkok dalam pengembangan bisnis motor listrik UNTD.

Dalam upaya meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terus berupaya mendorong pasokan bahan baku lokal dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor China. Saat ini Proses perakitan menyeluruh (assembling) dan manufaktur rangka (frame) motor listrik dan produksi baterai listrik sudah mulai dibuat didalam negeri.

Pelaku usaha juga mengharapkan dukungan pemerintah RI dalam pengembangan industri EV termasuk kepastian aturan serta kepastian terkait rencana insentif 100.000 unit untuk motor dan mobil listrik tahun 2026 karena terkait dengan minat masyarakat untuk membeli kendaraan listrik.

Di tengah gejolak geopolitik global, Pelemahan nilai tukar Rupiah juga memberi dampak terhadap industri EV karena terkait dengan kenaikan harga bahan baku impor.

Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Direktur Utama PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), Stephen Mulyadi dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |