Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang tahun 2025, serangkaian perhelatan belanja nasional yang terdiri dari Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS), Belanja di Indonesia Aja (BINA), dan EPIC Sale berhasil mencatatkan performa impresif bagi roda perekonomian.
Khusus untuk event yang di selenggarakan di akhir tahun guna memanfaatkan momentum liburan Nataru 2025, per 5 Januari 2026, ketiga program ini mencapai realisasi transaksi sebesar Rp122,28 triliun, melampui target yaitu Rp110 triliun.
"Kesuksesan HARBOLNAS, BINA, dan EPIC Sale di penghujung tahun 2025 bukan sekadar angka transaksi, melainkan bukti nyata resiliensi konsumsi rumah tangga kita. Capaian yang melampaui target, menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat serta peran penting produk lokal dalam rantai pasok nasional," tutur Juru Bicara Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto.
Program HARBOLNAS yang diselenggarakan pada 10 s.d. 16 Desember 2025 berhasil mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp36,4 triliun, melampai target yang ditetapkan yaitu Rp34 triliun. Dari capaian tersebut, sebesar Rp16,6 triliun berasal dari penjualan produk lokal.
Haryo mengungkapkan program ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan melibatkan pelaku UMKM serta platform digital nasional.
Selain itu, Program BINA, yang berkolaborasi bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), mencatatkan total realisasi sebesar Rp119,3 triliun sepanjang tahun 2025.
Khusus untuk BINA Indonesia Great Sale (IGS) Nataru yang diselenggarakan mulai tanggal 18 Desember 2025 s.d. 4 Januari 2026, mencapai realisasi transaksi sebesar Rp31 triilun, melebihi target Rp30 triliun.
"Program ini juga mencakup berbagai sub-event seperti BINA Diskon (Lebaran), BINA Holiday #BackToSchool, hingga BINA 17an/HBD Indonesia," kata Haryo.
Total realisasi transaksi Program Ritel Nasional, melalui kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), mencapai sebesar Rp240,12 triliun dengan didukung berbagai sub-event seperti seperti Friday Mubarak, Holiday Sale, Merdeka Madness, hingga EPIC Sale Nataru 2025.
Dengan fokus utama di akhir tahun, yaitu EPIC Sale Nataru 2025 yang diselenggarakan tanggal 1 s.d. 31 Desember 2025, berkontribusi sebesar Rp54,88 triliun, mendekati target yaitu Rp56 triliun.
"Ke depan, Pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan asosiasi untuk memastikan event-event belanja nasional tidak hanya mendorong transaksi jangka pendek, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Haryo.
Melalui berbagai Event Belanja Nasional tersebut, Pemerintah optimistis konsumsi rumah tangga dapat terus terjaga, sekaligus memperluas akses pasar bagi produk dalam negeri, khususnya UMKM serta memperkuat ekosistem perdagangan ritel dan digital.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
2

















































