Tanggal Ulang Tahun Jakarta Benarkah 22 Juni? Jawabannya Tak Terduga

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Setiap tanggal 22 Juni, Jakarta merayakan hari ulang tahunnya. Namun, tak banyak yang tahu bahwa tanggal 22 Juni 1527 yang selama ini dianggap sebagai hari lahir Jakarta ternyata tidak berasal dari sumber sejarah yang secara tegas mencatat kelahiran kota ini.

Mengutip situs resmi Pemprov DKI, tanggal 22 Juni 1527 menjadi patokan karena memperingati keberhasilan pasukan Fatahillah yang berhasil menguasai Sunda Kalapa dan mengganti namanya menjadi Jayakarta. 

Masalahnya, hingga kini belum ditemukan dokumen sejarah yang secara pasti menyebut kapan nama Sunda Kalapa resmi berubah menjadi Jayakarta. Penetapan 22 Juni sebagai hari jadi Jakarta justru berawal dari penelitian sejarawan Sukanto yang dituangkan dalam buku Dari Djakarta ke Djajakarta pada 1954. 

Pada awal 1950-an, Sukanto mencari kapan Sunda Kalapa berubah menjadi Jayakarta. Lalu, dia memperkirakan perubahan itu terjadi pada 22 Juni 1527 hanya berdasarkan dugaan penanggalan musim panen dan perhitungan kasar beberapa hari setelah Fatahilah menyerang Sunda Kalapa. Dia pun mengakui tidak bisa mengungkap hari pastinya. 

"Mengingat pula pada apa yang telah diuraikan, yakni mangsa kesatu jatuh dalam bulan Juni (bulan panen atau bulan setelah panen), kita kira kemungkinannya tidak sedikit, bahwa nama Jayakarta diberikan pada tanggal satu mangsa kesatu, yaitu pada bulan Djuni, tanggal 22, tahun 1527. Harinya yang pasti kita tidak dapat menemukannya," ungkap Sukanto.

Meski demikian, hasil penelitian tersebut diterima oleh Dewan Perwakilan Kota Sementara Djakarta Raja. Pada 23 Februari 1956, lembaga itu menetapkan 22 Juni 1527 sebagai hari lahir Jakarta melalui keputusan resmi yang kemudian menjadi dasar perayaan ulang tahun Jakarta hingga sekarang.

Penetapan tersebut sejak lama menuai kritik dari sejumlah sejarawan. Mereka menilai dasar pemilihan tanggal 22 Juni terlalu spekulatif karena tidak didukung bukti tertulis yang eksplisit.

Mengutip riset berjudul "Hari Jadi Kota Jakarta" (2009), satu tokoh yang memiliki pandangan berbeda adalah sejarawan Indonesia, Hoesein Djajadiningrat.

Dia pernah mengemukakan bahwa tanggal yang lebih layak dijadikan hari jadi Jakarta adalah 17 Desember, berdasarkan penafsiran terhadap sumber-sumber Portugis yang tersedia. Meski demikian, pandangan tersebut juga sama-sama dugaan.

Akibatnya, hingga hampir lima abad setelah kelahirannya, hari jadi Jakarta masih menjadi tanda tanya. Sebab belum ada dokumen resmi yang menyatakan pada 22 Juni 1527 Jayakarta resmi berdiri atau Sunda Kalapa resmi berganti nama.

Dengan kata lain, ulang tahun Jakarta yang diperingati setiap tahun bukanlah tanggal yang lahir dari satu bukti sejarah yang pasti, melainkan hasil interpretasi yang kemudian disepakati dan dilembagakan oleh pemerintah.

(mfa/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |