Takut Enggak Laku, HP China Bakal Makin Langka

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah raksasa ponsel asal China dilaporkan menurunkan target penjualan pada awal 2026 ini. Besarannya beragam, termasuk Xiaomi dan Oppo yang mengurangi jumlah produksi lebih 20%.

Selain itu, Vivo menurunkan hampir 15%. Transsion memperkirakan penurunan pengiriman 70 juta unit ponsel tahun ini, dikutip dari Huawei Central, Jumat (23/1/2026).

Laporan yang sama mengatakan semua perusahaan juga mengurangi pengiriman ponsel dari kelas menengah dan bawah. Pengurangan juga terjadi pada sejumlah produk luar negeri tertentu.

Kabarnya vendor smartphone hanya berfokus pada perangkat unggulan masing-masing saja.

Masalah ini kabarnya terjadi karena kenaikan harga komponen SSD pada pasar konsumen di China. Seorang sumber mengatakan perusahaan kerap menggunakan cara melebihkan jumlah pengiriman sebagai upaya mendapatkan bahan dan komponen yang cukup dari pemasok kelas atas tanpa masalah.

Namun para pemasok, sumber itu menambahkan, tak mengetahui soal kebijakan penurunan telah dilakukan.

"Untuk mendapatkan sumber daya dari produsen hulu, pembuat ponsel kerap menggunakan strategi melebih-lebihkan jumlah pengiriman mereka. Namun pemasok penyimpanan seperti Samsung dan SK Hynix belum menerima pemberitahuan dari vendor jika telah menurunkan volume pengiriman," ujar seorang sumber.

Sumber dari produsen penyimpanan data mengonfirmasi strategi ini. Volume yang dilaporkan serupa dengan tahun lalu, meski Transsion kemungkinan tetap bisa mencapai 100 juta unit.

Menurut sumber itu, pihaknya tidak akan menyediakan persediaan berdasarkan volume yang diperkirakan. Data yang benar disebutnya hanya berkurang 10% dibanding 20% seperti yang diumumkan.

Samsung, SK Hynix dan Micron dilaporkan juga akan menawarkan harga kepada produsen ponsel yang berfluktuasi dengan harga server. Jika ini tidak dilakukan,  pelanggan tak bisa membeli perangkat di masa depan.

Baik Samsung dan SK Hynix berencana menaikkan harga DRAM pada kuartal pertama 2026 sebesar 60-70%. Meski begitu, beberapa vendor kemungkinan tak terdampak, seperti Huawei, Honor dan Lenovo.

Perusahaan-perusahaan itu memiliki solusi sendiri untuk keluar dari masalah tersebut. Selain itu, tiap merek berupaya mendapatkan pangsa pasar di tengah kenaikan harga.

Misalnya, Huawei memastikan mempertahankan margin keuntungan tertentu pada produknya. Caranya dengan memanfaatkan keuntungan biaya dari rantai pasok.

Peningkatan pangsa pasar dilakukan Huawei juga dengan menurunkan harga ponsel beberapa modelnya yakni Pura, Nova dan Enjoy.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |