Tak Cuma Gaji, Pekerjaan Ini Bikin Pegawai Betah Sampai Pensiun

5 hours ago 1

Aisha Mayra,  CNBC Indonesia

09 June 2026 19:20

Jakarta, CNBC Indonesia - Sektor-sektor dengan upah lebih rendah, jadwal kerja yang tidak menentu, atau tingkat perputaran karyawan yang tinggi cenderung mengalami pergantian tenaga kerja paling besar.

Mengapa ada pekerjaan yang mampu mempertahankan karyawan selama puluhan tahun, sementara pekerjaan lain terus kehilangan pekerjanya?

Jawabannya jarang sesederhana gaji.

Jadwal kerja, tunjangan, peluang karier, hingga rasa aman dalam bekerja sering kali sama pentingnya dengan nominal yang diterima setiap bulan.

Data terbaru U.S. Bureau of Labor Statistics (BLS) menunjukkan perbedaannya cukup mencolok. Pada Maret 2026, pekerja di sektor akomodasi dan layanan makanan keluar dari pekerjaan mereka dengan tingkat 4,3%, lebih dari dua kali rata-rata nasional yang berada di level 2%.

Di Mana Orang Paling Sering Resign?

Tidak semua pekerjaan menghadapi tingkat turnover yang sama.

Sebagian sektor seperti restoran, hotel, dan retail secara konsisten mencatat tingkat resign yang tinggi. Sebagian lainnya, seperti pemerintahan, keuangan, dan teknologi informasi, cenderung memiliki tenaga kerja yang lebih stabil.

Data BLS menunjukkan sektor akomodasi dan layanan makanan berada di posisi teratas dengan tingkat resign 4,3% pada Maret 2026. Setelah itu menyusul retail sebesar 3,1% dan kategori other services sebesar 2,7%.

Di kelompok sebaliknya, tingkat resign terendah tercatat pada:

  • Pemerintah federal: 0,6%

  • Pemerintah negara bagian dan lokal: 0,8%

  • Industri informasi: 1,1%

  • Keuangan dan asuransi: 1,2%

Selisihnya cukup lebar. Tingkat resign di sektor restoran dan hotel lebih dari tujuh kali lebih tinggi dibanding pemerintahan federal.

Kenapa Restoran dan Retail Selalu Kehilangan Orang?

Sektor akomodasi dan layanan makanan telah lama dikenal memiliki tingkat perputaran tenaga kerja yang tinggi.

Menurut BLS, beberapa faktor yang sering dikaitkan dengan kondisi tersebut antara lain:

  • Upah dasar yang relatif rendah

  • Pendapatan yang bergantung pada tip

  • Jadwal kerja yang tidak menentu

  • Pekerjaan yang menuntut fisik

  • Tingginya proporsi pekerja paruh waktu

Kondisi serupa juga terlihat di sektor retail yang mencatat tingkat resign 3,1%.

Banyak posisi di industri ini memiliki hambatan masuk yang relatif rendah. Ketika pekerja menemukan tawaran dengan gaji, jam kerja, atau kondisi kerja yang lebih baik, perpindahan kerja menjadi relatif mudah dilakukan.

Masuknya mudah. Keluarnya pun sering kali tidak sulit.

Lebih dari Sekadar Gaji

Data ini menunjukkan bahwa alasan orang bertahan tidak selalu berkaitan dengan besarnya penghasilan.

Pada sektor dengan tingkat resign rendah, pekerja biasanya memperoleh kombinasi manfaat yang lebih lengkap, mulai dari tunjangan, jadwal yang lebih stabil, perlindungan kerja, hingga pensiun.

Hal itu terlihat jelas di sektor pemerintahan. Menurut BLS, manfaat non-gaji menyumbang 38,3% dari total kompensasi pegawai pemerintah, lebih tinggi dibanding sektor swasta yang berada di level 29,9%.

Sebagian manfaat tersebut baru terasa nilainya jika seseorang bertahan dalam jangka panjang.

Itulah sebabnya pekerjaan yang menawarkan stabilitas sering kali mampu mempertahankan pekerjanya lebih lama.

Pola yang sama terlihat pada industri informasi dengan tingkat resign 1,1%, serta keuangan dan asuransi sebesar 1,2%.

Ketika Gelombang Resign Mulai Mereda

Situasi pasar tenaga kerja Amerika saat ini juga berbeda dibanding beberapa tahun lalu.

Pada 2022, sekitar 50,5 juta pekerja AS mengundurkan diri dari pekerjaannya. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi dan mendorong tingkat resign nasional mencapai puncak 3%.

Saat itu, pasar kerja yang ketat dan tawaran gaji yang lebih tinggi membuat banyak pekerja berani berpindah pekerjaan.

Kini kondisinya lebih tenang.

Per Maret 2026, tingkat resign nasional turun menjadi 2%. Lowongan kerja tidak sebanyak sebelumnya dan keuntungan finansial dari berpindah kerja juga tidak lagi sebesar saat puncak Great Resignation.

Dengan peluang yang lebih terbatas, banyak pekerja tampaknya menjadi lebih berhati-hati sebelum mengambil keputusan untuk keluar.

Apa yang Membuat Orang Bertahan?

Perbedaan tingkat resign antarindustri menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling mampu mempertahankan karyawan biasanya menawarkan lebih dari sekadar gaji.

Stabilitas, manfaat jangka panjang, kepastian jadwal, dan rasa aman dalam bekerja sering kali menjadi alasan yang sama pentingnya.

Karena pada akhirnya, pekerja tidak hanya mempertimbangkan berapa banyak yang mereka terima hari ini.

Mereka juga mempertimbangkan apa yang akan hilang jika memutuskan pergi.

(mae/mae)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |