Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pekerja migran asal Filipina mendadak kaya setelah menerima warisan besar dari mendiang majikannya di Hong Kong. Total nilai apartemen dan dana yang disebut dalam warisan mencapai sekitar 51 juta peso atau Rp14,33 miliar, belum termasuk saham di sejumlah perusahaan.
Daisy Bucad-Eng sebelumnya hidup sederhana di Provinsi Mountain, Filipina, dan sempat bekerja sebagai penjual garam. Ia kemudian merantau ke Hong Kong sebagai asisten rumah tangga dengan upah sekitar 900 dolar Hong Kong atau setara 2.700 peso per bulan untuk membantu keluarganya.
Di Hong Kong, Daisy kemudian bekerja untuk seorang perempuan lanjut usia asal Portugal bernama Madam Marie. Selama 11 tahun, Marie memperlakukan Daisy seperti anggota keluarganya sendiri, bahkan sempat ikut pulang ke Filipina dan tinggal di rumah Daisy.
"Kami diperlakukan dengan sangat baik di sana," kata Daisy saat menceritakan kisahnya kepada media lokal Itacloban dan Femalenetwork dikutip Senin (14/9/2026).
Marie meninggal dunia pada 2002 karena penyakit serius. Setelah itu, Daisy mendapat surat yang memberitahukan bahwa namanya tercantum dalam surat wasiat.
Ia mewarisi sebuah apartemen senilai 26 juta peso atau sekitar Rp7,31 miliar, dana dalam dolar senilai 25 juta peso atau sekitar Rp7,03 miliar, serta saham di berbagai perusahaan. Dengan demikian, nilai dua aset yang disebutkan secara nominal mencapai 51 juta peso atau sekitar Rp14,33 miliar.
Daisy mengaku terkejut mengetahui dirinya menerima warisan sebesar itu. "Apakah ini nyata?" ujarnya, menggambarkan rasa tidak percaya setelah menerima kabar mengenai harta yang ditinggalkan sang majikan.
Warisan tersebut kemudian menjadi titik balik kehidupan Daisy. Ia menggunakan kekayaan yang diterimanya untuk membangun berbagai usaha dan kini dikenal sebagai seorang jutawan, jauh berbeda dari kehidupannya saat menjadi penjual garam dan pekerja rumah tangga.
Sebagai bentuk penghormatan kepada Marie, Daisy menyediakan ruang khusus di rumahnya sebagai memorial. Kepada para pekerja migran Filipina lainnya, ia berpesan untuk melakukan hal terbaik dalam pekerjaan.
"Selalu lakukan yang terbaik dalam pekerjaan dan selalu hormati majikan Anda. Anda tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi di masa depan," katanya.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

4 hours ago
3

















































