RI Dapat Tarif 15% dari AS, Masih Bisa Turun? Ini Jawaban Airlangga

3 days ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan tarif ekspor produk Indonesia ke Amerika Serikat tidak lagi berada di level 19% seperti yang sebelumnya disepakati dalam perundingan dagang bilateral.

Indonesia kini mendapat besaran tarif 15%. Perubahan ini terjadi setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diberlakukan Presiden Donald Trump. Lantas, apakah tarif 15% ini masih bisa turun lagi?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan tarif 15% hanya berlaku hingga 150 hari. Sesudah itu, Airlangga mengatakan pemerintah harus melihat ulang.

"Global tarifnya 15% sampai 150 hari, sesudah itu nanti kita lihat," kata Airlangga, Rabu (4/3/2026).

Namun demikian, Airlangga menegaskan Indonesia sudah mendapatkan pembebasan tarif atau 0% untuk 1.819 barang ekspor, termasuk tekstil, semikonduktor dan kelapa sawit, kakao serta hasil pertanian lainnya.

Hal tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi lebih dari 4 juta pekerja pada sektor terkait.

(haa/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |