Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melakukan kebijakan pemangkasan target produksi nikel pada tahun 2026. Hal tersebut dilakukan guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan komoditas tersebut di pasar global.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan bahwa pemangkasan produksi nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 direncanakan sekitar 250-260 juta ton.
"Sudah, sudah. Ya sekitar 250-260 juta ton," ujar Tri ditemui di Gedung DPR RI, dikutip Rabu (21/1/2026).
Adapun, seiring dengan adanya pemangkasan produksi domestik tersebut, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak mempermasalahkan jika smelter mengimpor bijih nikel, khususnya dari Filipina.
Apalagi, volume impor dari Filipina diperkirakan tidak akan melonjak signifikan dan berada di kisaran 10-15 juta ton. "Ya nggak papa impor, kan selama ini Filipina kan gak tinggi," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemangkasan produksi nikel di Indonesia dinilai penting untuk menyeimbangkan antara suplai bijih nikel dari penambang dengan permintaan dari pabrik pengolahan atau smelter yang beroperasi di dalam negeri.
"Kami akan sesuaikan dengan kebutuhan industri. Itu nikel. Dan kita mau bikin pemerataan," ujar Bahlil dalam Konferensi Pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Jumat (9/1/2026).
Selain mengurangi jumlah produksi, pemerintah juga mewajibkan industri-industri besar pemurnian nikel untuk menyerap bahan baku dari para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) lokal. Hal itu tidak lain untuk menghilangkan praktik monopoli rantai pasok dan memastikan pengusaha daerah mendapatkan pasar yang pasti.
"Maksudnya adalah industri-industri besar, mereka juga harus membeli ore nikel dari pengusaha tambang. Jangan ada monopoli, nggak boleh,"tegasnya.
Meski tidak menyebutkan angka pasti berapa produksi nikel tahun 2026 ini, namun pihaknya berharap nantinya semua pihak bisa merasa untung, tidak hanya menguntungkan pengusaha besar, tetapi juga memberdayakan pengusaha nasional di daerah.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
2

















































