Potret Demo Panas Bak Medan Perang, Presiden Dituntut Mundur

6 hours ago 2
Seorang petugas polisi militer berjalan sementara seorang anak berdiri di antara bebatuan yang berserakan di jalan saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang pemerintahan Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedan

Seorang polisi militer berjalan melewati jalan yang dipenuhi bebatuan berserakan, sementara seorang anak berdiri di tengah lokasi aksi protes terhadap pemerintahan Presiden Rodrigo Paz di El Alto, Bolivia, Sabtu (16/5/2026). Bentrokan pecah saat aparat berupaya membongkar blokade jalan yang telah melumpuhkan akses menuju La Paz selama hampir dua pekan di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang berlangsung di negara tersebut. (REUTERS/Claudia Morales)

Para pengunjuk rasa berlari melewati gas air mata saat mereka berdemonstrasi menentang pemerintahan Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung di El Alto, Bolivia, 16 Mei 2026.

Para demonstran melempari batu dan melawan tembakan gas air mata yang dilepaskan aparat. Sejumlah kendaraan polisi bahkan dipukul mundur di beberapa titik blokade saat massa mempertahankan posisi mereka. (REUTERS/Claudia Morales)

Para pengunjuk rasa berdiri di samping ban yang terbakar saat mereka berdemonstrasi menentang pemerintahan Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di El Alto, Bolivia, 16 Mei 2026.

Dalam aksi tersebut, sejumlah perempuan terdengar meneriakkan seruan agar Presiden Rodrigo Paz mengundurkan diri. Pasukan keamanan yang dikerahkan pemerintah berupaya membuka jalur yang tertutup di tengah situasi yang semakin tegang. (REUTERS/Claudia Morales)

Para petugas polisi militer beristirahat setelah bentrokan saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang pemerintahan Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di El Alto, Bolivia, 16 Mei 2026.

Sebelumnya, pemerintah Bolivia menyatakan sekitar 3.500 personel keamanan telah diterjunkan dalam operasi besar-besaran untuk membongkar puluhan blokade. Penutupan jalan itu disebut memperparah krisis kekurangan makanan, bahan bakar, dan pasokan medis. (REUTERS/Claudia Morales)

Seseorang mengendarai sepeda melewati jendela yang pecah setelah bentrokan saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang pemerintahan Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di El Alto, Bolivia, 16 Mei 2026.

Pemerintah juga menuduh pendukung mantan Presiden Evo Morales ikut membantu membiayai kerusuhan, meski tuduhan tersebut telah dibantah oleh sekutu Morales. (REUTERS/Claudia Morales)

Para pengunjuk rasa berdiri di samping ban yang terbakar saat mereka berdemonstrasi menentang pemerintahan Presiden Rodrigo Paz di tengah krisis ekonomi dan bahan bakar yang sedang berlangsung, di El Alto, Bolivia, 16 Mei 2026.

Ketegangan diperkirakan meningkat menjelang aksi demonstrasi besar yang direncanakan berlangsung di La Paz, Bolivia pada Senin (18/5/2026). (REUTERS/Claudia Morales)

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |