Perang Iran-AS Bikin Industri Semen RI Makin Berat

1 month ago 16

Jakarta, CNBC Indonesia — Konflik antar negara di Timur Tengah juga mengganggu industri semen. Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Indriefouny Indra mengatakan, geopolitik di Timur Tengah membuat harga semen di pasaran naik.

Ia menjelaskan, kenaikan harga batu bara yang mempengaruhi biaya logistik atau freight juga turut berdampak pada biaya produksi perseroan. Hal itu turut menambah beban, selain permintaan semen dalam negeri yang juga masih lesu.

"Harga pokok produksi mengalami kenaikan karena kenaikan dari harga batu bara dan freight," ujarnya dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (1/4/2026).

Indriefouny memaparkan, biaya energi menjadi komponen terbesar dalam produksi semen, dengan porsi lebih dari 50%. Sementara, Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sejumlah tambang batu bara belum mendapatkan persetujuan sehingga memengaruhi pasokan energi.

Tantangan industri semen lainnya juga karena adanya gangguan pada jalur pelayaran internasional yang dapat menghambat impor suku cadang mesin pabrik yang spesifik dari Eropa/Amerika.

"Karena pasokan dari satu-satunya perusahaan pertrochemical di Indonesia Chandra Asri menyatakan force majeur, jadi tidak ada sumbernya," katanya.

Ia menambahkan, meskipun demikian, perusahaan menegaskan akan terus melakukan upaya lain dalam meredam pelemahan permintaan dalam negeri, yaitu dengan meningkatkan ekspor.

"Kami sudah, untuk menyiasati kekurangan kebutuhan domestik, kami meningkatkan ekspor," tutupnya.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |