Pengusaha Elektronik Lokal Teriak Diserang Produk Impor Pakai Cara Ini

7 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaku industri elektronik menilai perkembangan platform digital menghadirkan tantangan baru bagi produsen dalam negeri. Produk impor kini dapat langsung dijual kepada konsumen tanpa melalui rantai distribusi yang selama ini dijalankan pelaku usaha lokal.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komoditi Elektronik (Apkonik) Deny Irawan mengatakan persoalan tersebut berkaitan erat dengan semakin derasnya arus barang impor ke Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut membuat persaingan harga menjadi semakin sulit dihindari.

"Ketika impor ini banyaknya sekali yang masuk dengan siklus yang memang tidak ada batasan, dari produsen langsung ke tangan pembeli. Jadinya nggak ada siklusnya lagi," kata Deny, Senin (27/7/2026).

Kondisi tersebut membuat pelaku industri domestik harus bekerja lebih keras menjaga daya saing. Selain menghadapi harga yang lebih murah, produsen lokal juga tetap harus menanggung biaya produksi dan memenuhi berbagai regulasi yang berlaku.

"Produsen-produsen apalagi yang impor ini juga langsung masuk ke platform digital. Jadinya untuk pelaku usaha domestik, industri domestik juga ini mengalami kesulitan," ujarnya.

Deny berharap pemerintah ikut mengambil langkah untuk menciptakan persaingan yang lebih seimbang di platform digital. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci agar industri elektronik tetap berkembang.

"Kita butuh kolaborasi mungkin dari pemerintah lagi untuk bisa mengantisipasi hal tersebut atau mengantisipasi hal ini," sebut Deny.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |