Penampakan Rusia Kerahkan Hulu Ledak Nuklir, Mengarah ke Mana?

7 hours ago 4
Sebuah peluncur rudal Iskander-M Rusia melaju selama latihan pasukan nuklir di lokasi yang tidak diketahui di Rusia, dalam gambar diam ini yang diambil dari rekaman yang dirilis pada 20 Mei 2026. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Memperlihatkan rekaman Rusia mengerahan hulu ledak nuklir ke sistem peluncur rudal bergerak Iskander-M dalam rangka latihan nuklir besar-besaran yang digelar bersama Belarusia pada Rabu (20/5/2026). Video yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan pasukan mengangkut, memuat, dan memindahkan rudal ke lokasi peluncuran sebagai bagian dari simulasi kesiapan tempur tertinggi penggunaan senjata nuklir. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Sebuah peluncur rudal Iskander-M Rusia beraksi selama latihan pasukan nuklir di lokasi yang tidak diketahui di Rusia, dalam gambar diam ini yang diambil dari rekaman yang dirilis pada 20 Mei 2026.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan latihan yang berlangsung selama tiga hari itu melibatkan sekitar 64.000 personel militer, lebih dari 200 peluncur rudal, 140 pesawat tempur, 73 kapal permukaan, dan 13 kapal selam. Latihan tersebut juga mencakup prosedur peluncuran senjata nuklir taktis Rusia yang ditempatkan di Belarusia. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Sebuah peluncur rudal Iskander-M Rusia melaju selama latihan pasukan nuklir di lokasi yang tidak diketahui di Rusia, dalam gambar diam ini yang diambil dari rekaman yang dirilis pada 20 Mei 2026.

Latihan digelar di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Barat terkait perang di Ukraina. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, memperingatkan risiko bentrokan langsung antara Rusia dan NATO semakin meningkat akibat narasi di sejumlah ibu kota Eropa mengenai kemungkinan perang intensitas tinggi dengan Rusia. Ia menilai konsekuensi dari konflik semacam itu dapat menjadi sangat buruk. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Para anggota militer Rusia berpartisipasi dalam latihan pasukan nuklir di lokasi yang tidak diketahui di Rusia, dalam gambar diam ini yang diambil dari rekaman yang dirilis pada 20 Mei 2026.

Rekaman latihan menunjukkan konvoi pasukan nuklir Rusia bergerak melalui kawasan hutan lebat sambil menyamarkan kendaraan mereka sebelum mengangkat tabung peluncur ke posisi tembak. Sistem rudal Iskander-M, yang dijuluki “SS-26 Stone” oleh NATO, memiliki jangkauan hingga 500 kilometer dan mampu membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan melalui tautan video di Moskow, Rusia, 18 Mei 2026.

Sepanjang perang di Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa kali mengingatkan Barat mengenai kekuatan nuklir negaranya sebagai peringatan agar tidak meningkatkan dukungan terhadap Kyiv. Sementara itu, Institut Studi Perang (ISW) yang berbasis di Amerika Serikat menilai latihan terbaru Rusia bertujuan memperkuat tekanan psikologis terhadap NATO sekaligus menutupi kesulitan Moskow dalam melanjutkan perang di Ukraina. (Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS)

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |