Jakarta, CNBC Indonesia - Insiden mobil ugal-ugalan dan menabrak pejalan kaki kembali terjadi. Kali ini, peristiwanya terjadi di kawasan sekitar SMA Dundalk (Dundalk High School), Sekolah Umum Baltimore County (Baltimore County Public Schools), di Baltimore, Amerika Serikat (AS).
Sebanyak enam siswa yang sedang berjalan kaki di trotoar tiba-tiba diseruduk mobil yang mendadal keluar dari jalur. Insiden ini terjadi sekitar pukul 14.45 pada Jumat (11/9) waktu setempat, tak lama setelah bubaran sekolah.
Berdasarkan data awal pihak kepolisian Baltimore County, kendaraan tersebut meluncur liar sebelum akhirnya menghantam sekelompok remaja di dekat lingkungan sekolah. Satu korban lainnya turut dievakuasi di tempat, namun menolak rujukan ke rumah sakit.
Seluruh korban luka langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat guna mendapatkan penanganan intensif. Kendati dilaporkan hanya menderita luka ringan, insiden ini memicu gelombang amarah dan kecaman dari para siswa serta orang tua murid.
"Ini berbahaya dan gila. Saya tidak pernah menduganya, tapi saya merasa bencana ini cepat atau lambat pasti terjadi karena begitu banyak pengendara yang melintas dengan kecepatan ugal-ugalan di jalan ini," ujar Elyas Chemmach, salah seorang pelajar SMA Dundalk, dikutip dari WBALTV, Minggu (13/9/2026).
"Jika terjadi kemacetan, mereka [mobil-mobil] nekat menerobos bahu jalan," ia menambahkan.
Pihak Sekolah Umum Baltimore County (Baltimore County Public Schools) langsung bergerak cepat dengan menyebarkan pesan darurat kepada para wali murid.
Konfirmasi resmi menyebutkan bahwa para korban adalah anak didik mereka yang tengah melintas di persimpangan sibuk antara Delvale Road dan Holabird Avenue selepas bel kepulangan sekolah berbunyi.
Trauma mendalam dirasakan oleh Nihjah Dozier, seorang warga yang tengah menjemput kerabatnya. Ia mendapati putri sahabatnya yang berusia 15 tahun menjadi salah satu korban hantaman mobil maut tersebut.
"Rasanya benar-benar mengerikan, anak perempuan sahabat saya adalah salah satu korbannya," ungkap Dozier dengan nada geram. "Dia sempat tidak sadarkan diri selama beberapa menit, meski sekarang kondisinya sudah mulai membaik. Dia ditabrak bersama tiga orang temannya," ia menuturkan.
Jejak Darah dan Tuntutan Tindakan Tegas
Meski investigasi mendalam masih digeber oleh tim khusus kepolisian, jari-jari telunjuk publik langsung mengarah pada satu akar masalah klasik, yakni aksi ngebut pengendara ugal-ugalan.
Ketiadaan pengamanan yang memadai di zona sekolah kembali dipertanyakan. Warga mendesak pemerintah setempat untuk tidak sekadar mengandalkan kamera pengawas kecepatan (speed cameras), melainkan memasang infrastruktur fisik yang memaksa pengendara menurunkan laju kendaraan, seperti polisi tidur tambahan.
Tragedi ini kian merobek luka lama warga Dundalk. Pasalnya, musibah berdarah ini terjadi persis di lokasi yang sama dengan insiden maut pada 2019 silam, di mana seorang remaja berusia 15 tahun bernama Lynn Brooks tewas seketika di atas trotoar akibat disambar pengemudi mabuk yang memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

5 hours ago
4















































