Kapal Perang Iran Tenggelam, Awaknya Diselamatkan Tetangga RI

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kapal perang jenis fregat milik Angkatan Laut Iran, IRIS Dena, dilaporkan tenggelam pada Rabu (4/3/2026). Insiden tragis ini terjadi tepat di luar wilayah perairan teritorial Sri Lanka dan memicu operasi penyelamatan besar-besaran di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berhasil menyelamatkan 32 pelaut yang berada dalam kondisi luka kritis dari kapal nahas tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti tenggelamnya kapal perang yang membawa 180 awak tersebut masih menjadi misteri, namun laporan awal menyebutkan adanya ledakan sebelum kapal menghilang dari permukaan laut.

"Sri Lanka telah menyelamatkan 32 pelaut yang terluka kritis di atas kapal fregat Iran IRIS Dena, yang tenggelam pada hari Rabu di luar perairan teritorial pulau ini," kata Vijitha Herath dalam pernyataannya kepada parlemen dikutip AFP.

Herath menambahkan bahwa para pelaut yang terluka tersebut segera dilarikan ke rumah sakit di wilayah selatan pulau untuk mendapatkan perawatan intensif. Meskipun penyebab ledakan belum diketahui secara pasti, kapal fregat tersebut sempat memancarkan sinyal darurat pada saat fajar sebelum akhirnya tenggelam sekitar 40 kilometer di selatan Sri Lanka.

Kementerian Pertahanan Sri Lanka saat ini masih terus melakukan penyisiran intensif untuk mencari sisa kru kapal IRIS Dena yang belum ditemukan. Harapan untuk menemukan korban selamat lainnya kian menipis seiring berjalannya waktu di tengah luasnya area pencarian.

"Kami terus melakukan pencarian, namun kami belum tahu apa yang terjadi pada kru lainnya," ujar seorang pejabat kepada AFP secara anonim.

Dalam operasi penyelamatan ini, Herath menjelaskan bahwa dua kapal Angkatan Laut Sri Lanka dan satu unit pesawat dikerahkan ke lokasi kejadian. Kendati demikian, pemerintah belum memberikan keterangan resmi mengenai pemicu hancurnya kapal perang Iran tersebut, meskipun muncul spekulasi di ranah politik lokal.

Seorang anggota legislatif oposisi sempat mempertanyakan di dalam parlemen apakah kapal tersebut menjadi target pemboman sebagai bagian dari serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Namun, pertanyaan sensitif tersebut belum mendapatkan tanggapan langsung dari pihak pemerintah Sri Lanka.

Juru bicara Angkatan Laut Sri Lanka, Buddhika Sampath, menegaskan bahwa tindakan penyelamatan ini murni dilakukan atas dasar kewajiban maritim internasional. Sebanyak 32 pelaut Iran tersebut telah dievakuasi ke rumah sakit utama di Galle, yang terletak sekitar 115 kilometer di selatan ibu kota Kolombo.

"Kami menanggapi panggilan darurat di bawah kewajiban internasional kami, karena ini berada di dalam area pencarian dan penyelamatan kami di Samudra Hindia," tegas Buddhika Sampath kepada AFP.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Angkatan Laut maupun Angkatan Udara Sri Lanka enggan merilis rekaman video terkait proses evakuasi. Mereka beralasan bahwa insiden ini melibatkan kekuatan militer dari negara lain sehingga bersifat rahasia. Sementara itu, kepolisian setempat telah memperketat keamanan di sekitar Rumah Sakit Galle saat para korban mulai tiba untuk menjalani perawatan.

(tps/luc)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |