Israel Luncurkan Serangan ke Negara Arab Ini, Bekuk Sekutu Hamas

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Militer Israel dilaporkan telah menangkap seorang pejabat lokal dari kelompok Islam Sunni, Al-Jamaa al-Islamiya, yang merupakan sekutu Hamas dalam sebuah operasi di Lebanon selatan pada Senin (9/2/2026) pagi waktu setempat. Pasukan Israel langsung membawa pejabat tersebut ke wilayah Israel untuk menjalani proses interogasi setelah ditangkap di desa Hebbarieh, wilayah Hasbaya, yang lokasinya berada sangat dekat dengan perbatasan kedua negara.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) mengonfirmasi bahwa sosok yang dibawa oleh pasukan Israel tersebut adalah Atwi Atwi, seorang tokoh penting dalam struktur organisasi Al-Jamaa al-Islamiya di wilayah tersebut. Penangkapan ini terjadi di tengah ketegangan yang terus berlanjut di wilayah perbatasan meskipun kesepakatan gencatan senjata sempat diupayakan sebelumnya.

Pihak militer Israel dalam pernyataan resminya membenarkan adanya aksi tersebut dengan menyatakan bahwa tentara mereka telah menangkap seorang pejabat Kelompok Islam dalam sebuah operasi berbasis intelijen yang ditargetkan secara khusus.

"Tentara Israel telah menangkap seorang pejabat Kelompok Islam dalam sebuah operasi berbasis intelijen yang ditargetkan," bunyi pernyataan resmi dari militer Israel yang tidak menyebutkan nama pejabat tersebut secara spesifik, dikutip The Associated Press.

Di hari yang sama, serangan pesawat tak berawak atau drone milik Israel juga menghantam sebuah mobil di desa Yanouh, Lebanon selatan, yang mengakibatkan tiga orang tewas termasuk seorang anak berusia tiga tahun. Kementerian Kesehatan Lebanon melalui laporan NNA menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari eskalasi kekerasan yang terus memakan korban dari kalangan warga sipil di wilayah konflik tersebut.

Militer Israel kemudian memberikan penjelasan mengenai serangan udara tersebut dengan menyatakan bahwa target operasi mereka adalah pejabat artileri Hizbullah bernama Ahmad Salami. Terkait jatuhnya korban sipil, pihak militer mengaku telah menyadari adanya klaim bahwa warga sipil yang tidak terlibat tewas dan menegaskan bahwa kasus tersebut saat ini sedang dalam peninjauan internal.

Menanggapi penculikan Atwi Atwi, kelompok Al-Jamaa al-Islamiya mengeluarkan pernyataan keras yang mengutuk tindakan penyitaan personel tersebut sebagai bagian dari serangan harian Israel dan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Lebanon. Mereka juga mendesak Pemerintah Lebanon untuk segera mengambil langkah diplomatik dan hukum guna membebaskan Atwi dari tangan otoritas Israel.

Al-Jamaa al-Islamiya merupakan cabang Ikhwanul Muslimin di Lebanon yang memiliki sayap bersenjata yang dikenal sebagai Pasukan Fajr. Sejak meletusnya perang Israel-Hamas pada Oktober 2023, Pasukan Fajr bergabung dengan kelompok Hizbullah untuk meluncurkan roket melintasi perbatasan ke Israel sebagai bentuk dukungan bagi warga Palestina di Jalur Gaza.

Meskipun memiliki perbedaan pandangan terkait konflik di Suriah dan Yaman, pemimpin Al-Jamaa al-Islamiya, Mohammed Takkoush, sempat menegaskan bahwa kelompoknya dan Hizbullah telah mengesampingkan perbedaan tersebut untuk bersatu melawan Israel. Kolaborasi ini tetap berlanjut meskipun Ikhwanul Muslimin telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump untuk cabang Lebanon, Yordania, dan Mesir.

Konflik antara Israel dan Hizbullah ini tercatat telah menewaskan lebih dari 4.000 orang di Lebanon dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang ditaksir mencapai US$ 11 miliar (Rp 184,8 triliun) menurut data Bank Dunia. Sementara di pihak Israel, tercatat sebanyak 127 orang tewas yang mencakup warga sipil dan tentara akibat baku tembak yang berlangsung selama berbulan-bulan di wilayah perbatasan tersebut.

(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |