Harga Meroket Tajam, BEI Gembok Perdagangan Saham SSTM dan LFLO

2 months ago 28

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) dan PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Suspensi diberlakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I tanggal 31 Oktober 2025 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.

Langkah tersebut sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, khususnya bagi pemegang saham SSTM dan LFLO.

"PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM)," tulis manajemen BEI melalui keterbukaan informasi, Jumat (31/10).

Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Sebagai informasi, sepanjang perdagangan 30 September 2025 saham SSTM meroket 25% dan selama lima hari terakhir terbang 80,7% ke level Rp 875 per saham dengan kapitalisasi mencapai Rp 1,02 triliun.

Sementara itu saham LFLO tercatat telah naik hingga 580% sejak awal tahun ke Rp 585 per saham dengan valuasi Rp 765 miliar.


(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

Next Article Harga Saham Naik Tajam, BEI Gembok Saham ASPI dan ARCI

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |