Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, hari ini Rabu (21/1/2025) pada pukul 11.10.01 WIB, gempa tektonik mengguncang wilayah Laut Sulawesi.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,11° LU, 122,89° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 248 Km arah barat laut Kota Boroko-Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara pada kedalaman 487 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya aktivitas deformasi batuan yang disebabkan oleh mekanisme slab pull dalam Lempeng Sangihe," kata Daryono dalam keterangannya.
Ditambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi memiliki mekanisme mendatar turun (oblique normal).
"Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Ponelo Kepulauan, Gorontalo Utara dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," terangnya.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," tegas Daryono.
Hingga pukul 11.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
"Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Daryono.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," tutupnya.
Foto: Gempa Bumi Tektonik M5,2 di Laut Sulawesi, tidak berpotensi Tsunami, Rabu, 21/1. (dok BMKG)
Gempa Bumi Tektonik M5,2 di Laut Sulawesi, tidak berpotensi Tsunami, Rabu, 21/1. (dok BMKG)
(dce/dce)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
1

















































