Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti dan sejumlah pejabat terkait melakukan pelepasan ekspor Beras Befood Nusantara untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Gudang BULOG Kanwil DKI Jakarta & Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pemerintah mulai mengekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Melalui Perum Bulog, sebanyak 2.280 ton beras premium akan dikirim secara bertahap ke Tanah Suci. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Rizal menuturkan, kualitas beras yang diekspor tergolong sangat tinggi. Tingkat pecahan beras berada di bawah 5%, bahkan hanya sekitar 4% dengan kadar air di bawah 14%. “Ini beras premium yang pecahannya di bawah 5 persen, bahkan ini 4 persen. Kemudian juga kadar airnya di bawah 14 persen. Jadi kalau menurut kami ini beras super premium yang pernah kita buat oleh Bulog. Selama ini Bulog membuat beras premiumnya adalah beras yang pecahannya 15 persen,” jelasnya. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Untuk pengiriman, Bulog menggunakan tiga kapal berbeda. Ketiga kapal tersebut berasal dari perusahaan pelayaran internasional maupun domestik. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pelepasan ekspor Beras Befood Nusantara untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Gudang BULOG Kanwil DKI Jakarta & Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Adapun beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar petani dalam negeri yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi. Produk tersebut telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta tersertifikasi halal. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pemerintah juga memastikan ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras di dalam negeri. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disebut tetap berada dalam kondisi aman sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

2 hours ago
1

















































