Jakarta, CNBC Indonesia - Ledakan teknologi kecerdasan buatan (AI) tak cuma membawa berkah bagi raksasa chip asal Amerika Serikat (AS) seperti Nvidia. China yang bersaing ketat dengan AS di sektor AI juga gencar menelurkan inovasi untuk menangkap peluang.
Salah satunya Yuanjie Semiconductor Technology, produsen chip laser untuk komunikasi optik asal China. Yuanjie muncul sebagai salah satu 'primadona' yang menerima manfaat dari ledakan AI di bursa China.
Sahamnya meningkat hampir sembilan kali lipat selama setahun terakhir, seiring dengan upaya perusahaan mendaftar di bursa Hong Kong.
Produsen perangkat terintegrasi yang berbasis di Shaanxi ini mencatatkan saham pada harga 1.100 yuan pada penutupan perdagangan Jumat (27/3) lalu. Kini Yunjie menempati peringkat kedua berdasarkan harga saham di antara perusahaan yang terdaftar di bursa China.
Yunjie hanya tertinggal dari Kweichow Moutai yang berada di angka 1.416 yuan. Kapitalisasi pasar Yuanjie mencapai sekitar 94,6 miliar yuan atau setara Rp233 triliun, dikutip dari South China Morning Post, Senin (30/3/2026).
Pencapaian itu menandai Yuanjie sebagai perusahaan kedua di pasar STAR Shanghai yang berfokus pada teknologi dan berhasil menembus ambang batas 1.000 yuan, setelah produsen chip AI Cambricon.
Yuanjie didirikan pada 2013 oleh Zhang Xingang, lulusan Tsinghua University yang kemudian mendapat gelar master dan doktor dari University of Southern California. Yuanjie tercatat dalam pasar STAR Shanghai pada 2022.
Zhang sebelumnya bekerja di Luminent dan Source Photonics sebelum mendirikan perusahaan sendiri. Produk inti Yuanjie adalah chip laser, yakni inti optik dari transmisi data berkecepatan tinggi, mencakup laser gelombang berkelanjutan, laser termodulasi elektro-absorpsi (EML), dan laser umpan balik terdistribusi.
Semuanya melayani data center AI, infrastruktur 5G, dan jaringan akses serat optik, yang memberi daya pada modul transceiver. Chip laser mampu mengubah sinyal listrik menjadi cahaya melalui kabel serat optik.
Berdasarkan pendapatan dari penjualan eksternal sepanjang 2025, Yuanjie berada pada urutan keenam sebagai penyedia chip laser global terbesar di dunia.
Yuanjie juga merupakan pemasok terbesar kedua di dunia untuk chip laser khusus produk interkoneksi optik berkecepatan tinggi berbasis fotonik silikon di seluruh dunia, menurut data dari China Insights Consultancy yang dikutip dalam pengajuan perusahaan ke bursa saham Hong Kong.
Sama seperti Nvidia dari AS, Yuanjie dengan cepat memanfaatkan pembangunan infrastruktur AI. Pendapatan perusahaan setahun penuh sepanjang 2025 yang dirilis minggu lalu, meningkat 138,5% menjadi 601,4 juta yuan.
Sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham mencapai 191 juta yuan. Pencapaian ini merupakan pembalikan tajam dari kerugian 6,1 juta yuan setahun sebelumnya.
Perubahan ini sebagian besar didorong oleh bisnis data center-nya. Margin kotor secara keseluruhan meningkat 32,3 poin persentase menjadi 55,7% pada 2025, dengan produk data center membukukan margin kotor 71,3%.
Untuk pertama kalinya, pendapatan data center melampaui bisnis telekomunikasi lama perusahaan, menyumbang 65,4% dari total pendapatan sebesar 393,3 juta yuan. Angka itu setara peningkatan 719% dari tahun ke tahun (YoY).
Kebangkitan Yuanjie mencerminkan pergeseran struktural yang lebih luas dalam infrastruktur AI, yakni transisi dari interkoneksi tembaga ke optik. Chip optik, yang mengirimkan data menggunakan cahaya dan bukan sinyal listrik melalui kabel tembaga, muncul sebagai infrastruktur penting bagi data center AI yang berjuang untuk mengimbangi kebutuhan bandwidth dan panas dari kluster prosesor yang sangat besar.
Diakui Nvidia
Bahkan, Nvidia telah memvalidasi tren ini. Dalam konferensi pengembang GTC unggulan perusahaan pada Maret ini, pendiri dan CEO Jensen Huang mengatakan arsitektur Feynman generasi berikutnya, yang diharapkan hadir pada 2028 mendatang, akan menyematkan interkoneksi optik.
Nvidia juga mengumumkan investasi masing-masing sebesar US$2 miliar di spesialis fotonik Lumentum dan Coherent, bersama dengan komitmen pembelian bernilai miliaran dolar dan akses prioritas ke kapasitas produksi di masa mendatang.
Namun, Yuanjie masih tertinggal dari pemimpin global dalam kapasitas produksi dan produk seperti 200G EML, yakni standar chip laser generasi berikutnya yang sudah diproduksi secara massal di Lumentum.
Seiring percepatan transisi, beberapa perusahaan komunikasi optik China, termasuk Eoptolink, Zhongji Innolight, dan TFC Communication, telah menarik perhatian investor yang kian besar.
(fab/fab)
Addsource on Google

6 hours ago
7
















































