Dolar AS Ambruk di Asia, Won - Yuan Terbang

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Mata uang Asia mayoritas menguat di tengah melemahnya indeks dolar AS.

Merujuk Refinitv, pada Rabu (27/5/2026) pukul 12.19 WIB, mata uang won memimpin penguatan dengan terapresiasi 0,6% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sebaliknya, mata uang rupee melemah 0,09%.

Pasar keuangan Indonesia dan Malaysia tutup pada hari ini karena merayakan Idul Adha.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia ada di level 99,07 atau terendah sejak 15 Mei 2026.

Yuan China menguat mendekati level tertinggi tiga tahun terhadap dolar AS ditopang data makroekonomi yang kuat.

Data terbaru menunjukkan laba industri China melonjak 24,7% pada April dibandingkan tahun sebelumnya, laju tercepat sejak November 2023. Data itu menambah sinyal pemulihan ekonomi yang tidak merata, di mana sejumlah indikator lain menunjukkan ekonomi mulai kehilangan momentum pada awal kuartal kedua meski ekspor masih menjadi titik terang.

"Yuan cenderung menguat dalam jangka pendek, tetapi ruang penguatan lebih lanjut kemungkinan terbatas," tulis analis Huatai Futures Research Institute, dikutip dari Refinitiv.

Mereka memperkirakan yuan akan bergerak dalam kisaran 6,76 hingga 6,82 terhadap dolar AS, mempertimbangkan penguatan dolar dan sikap bank sentral China yang fokus menjaga stabilitas nilai tukar.

Sebelum pasar dibuka, bank sentral China People's Bank of China menetapkan kurs tengah yuan di 6,8291 per dolar AS, 408 pips lebih lemah dibanding estimasi Reuters. Yuan spot diizinkan bergerak 2% di atas atau di bawah kurs tengah tersebut setiap hari.

Sentimen pasar global sendiri cenderung berhati-hati setelah Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan menyerang target dekat Selat Hormuz, sehingga mempersulit upaya mengakhiri perang.

Sementara itu, rupee India melemah 8 paise menjadi 95,78 per dolar AS pada perdagangan awal Rabu akibat kenaikan harga minyak setelah serangan baru AS ke Iran meredam optimisme tercapainya kesepakatan damai cepat antara Washington dan Teheran.

Managing Director CR Forex Advisors, Amit Pabari, mengatakan rupee tertekan setelah harga minyak rebound akibat memudarnya harapan kesepakatan damai cepat AS-Iran.

Kini perhatian pasar beralih ke rapat kebijakan moneter Reserve Bank of India (RBI) pada 3-5 Juni mendatang.

"Pasar terbelah antara kemungkinan kenaikan suku bunga atau mempertahankan suku bunga. Pertanyaan besarnya adalah apakah RBI akan memprioritaskan stabilitas mata uang di samping pengendalian inflasi," kata Pabari.

(mae/mae)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |